Mesin Cutting Sticker Murah untuk Pebisnis Pemula

mesin-cutting-sticker-murah-0jhat63


Sudah lazim jika calon pebisnis stiker merinci pengeluarannya untuk berbelanja. Salah satuanya ialah menganggarkan dana untuk mesin cutting sticker murah.

Wajar, dan mungkin kalian yang sekarang besar awalnya dahulu juga membeli mesin cutting sticker murah. Karena anggarannya harus dibagi-bagi.

Untuk sewa kios kecil tepi jalan, membeli bahan stiker, membayar listrik, membayar tagihan air, membeli etalase, membeli hotgun, membeli masking tape, dan peralatan lain.

Meski mengawali usahanya dari kecil, istilah Jawanya modal dengkul atau mbrangkang, tak sedikit yang sukses karena kerja kerasnya.

Di sini, saya akan mencoba mengulas soal mesin cutting sticker murah. Silakan kalian membacanya sampai tuntas sebelum mengambil keputusan memboyong sebuah merek mesin cutting sticker ke rumah.

Mesin Cutting Sticker Murah

Seorang pemain cutting sticker di Desa Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati bernama Helmi Faqih memiliki pemikiran yang berbeda dari kebanyakan orang.

Belajar stiker di Zahara Sticker, Kaliampo, Pati dan mengasah kemampuannya di Bintan Wrapping Sticker Variasi, pemuda ini mengartikan murah cukup unik.

"Bagi saya, murah itu harus dibandingkan dengan apa yang kira-kira dapat diperoleh dengan mesin cutting sticker tadi," ujarnya kepada cuttingstickerupdate.com, beberapa waktu lalu.

Karenanya, Helmi saat membuka usaha stiker sendiri di rumahnya memilih membeli merek mesin cutting yang harganya di tengah-tengah.

Mesin cutting sticker murah yang dibelinya mungkin lebih mahal dibandingkan mesin sejenis, namun Helmi berpikir ke depan.

Ia pun sudah membaca hitung-hitungan harga produk yang bisa dibuatnya. Artinya ia bisa mengalkulasi berapa kira-kira penghasilannya dengan membuat rincian rencana yang cukup matang.

Ia sampaikan, memang banyak mesin cutting sticker murah, namun kalau tidak bisa digunakan semaksimal mungkin harganya justru akan lebih mahal.

"Saya dulu pernah kerja, ada konsumen datang sambil menunjukkan stiker cutting kecil yang hasil potongannya ngggak rapi sama sekali," tuturnya.

Nggak rapi itu bisa dilihat dari sudut-sudutnya yang nggak membentuk sudut sempurna. Juga ada beberapa titik yang robek. 

Biasanya sobekan itu karena pisau mesin cutting stickernya tidak mampu memotong atau bertemu ujung garisnya. Tak terpotong 1 milimeter untuk sticker cutting kecil itu adalah petaka saat mengopeknya.

Mesin Cutting Sticker Murah untuk Pebisnis Pemula

Lain lagi dengan cerita Yono, tukang stiker yang membawa bendera Konstick. Saat mengawali bisnis sticker cutting, ia sengaja membeli mesin cutting ukuran kecil namun buatan Amerika - Jepang.

Padahal harga mesin cuttingnya itu sama dengan mesin cutting murah dengan ukuran lebar 60 centimeter. Rupanya Yono memiliki rencana sendiri.

"Saya ingin main hanya di stiker mini. Yang njlimet-njlimet, karena yang bikin sticker besar-besar sudah banyak saya lihat di media sosial," ungkapnya.

Nyaris nggak jauh beda dengan apa yang ada dalam benak Helmi, perantau asal Kebumen, Jawa Tengah ini melihat murah dan mahalnya mesin dari hasilnya.

Kalau mesin cutting sticker murah dibeli, lalu hasilnya membuat pelanggan lari ke pelukan tukang stiker lain, harus dipikir matang-matang.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari dua tukang stiker di atas ialah, sebarap mahal harga mesin cutting stickermu jika dibandingkan dengan hasilnya?

Maksudnya di sini hasil potongannya, jangan ke hasil berupa uang yang masuk ke toko kalian.

Mesin cutting sticker murah tetapi kalian membutuhkan perbaikan beberapa kali dalam tentang waktu setahun misalnya? 

Atau membeli mesin cutting yang harganya agak mahal dikit namun memiliki kemampuan yang oke punya. Kalian pilih mana?

Memang sulit kadang untuk memulai sebuah bisnis. Termasuk bisnis sticker cutting. Pasti mesin cutting sticker murah bemain-main di ruang kepala. ***

0 Response to "Mesin Cutting Sticker Murah untuk Pebisnis Pemula"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel