Mesin Cutting Sticker dan 1.000 Faktanya

mesin-cutting-sticker
Mesin cutting sticker di sebuah usaha sticker. Foto - istimewa

Mesin cutting sticker atau alat cetak stiker atau alat pemotong stiker adalah sebuah alat yang fungsinya memotong sticker sesuai perintah yang diberikan kepadanya.

Saat ini banyak sekali merek mesin cutting sticker dijual di Indonesia. Dari yang harganya lima jutaan hingga puluhan juta. 

Merek-merek pemotong stiker yang harganya sangat terjangkau diantaranya Jinka, Goldstar, Redsail, PCut, Cutok, Innograph, Teneth, Rhinotec, Suda dan sejenisnya. Untuk kualitas di atas pabrikan China ada GCC yang dibuat oleh Korea Selatan.

Nah, harga alat cutting sticker dan mesin potong stiker yang kualitasnya terjamin mereknya Roland, Mimaki, Graphtec. Harganya masih tergolong mahal, namun kelebihannya bisa diandalkan. Khususnya saat digunakan untuk memotong ukuran stiker yang kecil-kecil. Sudut-sudut hurufnya terpotong sempurna sehingga memudahkan saat pengopekan.

Fungsi Mesin Cutting Sticker

Alat pencetak stiker atau mesin printer cutting sticker apapun itu mereknya, entah dibuat di China, Jepang, Korea, Amerika atau Jerman fungsinya sama. Yaitu memotong bahan stiker sesuai perintah yang diberikan. Dan sampai sejauh ini perintah itu diberikan dari komputer. Baik laptop maupun personal computer atau PC.

Karena dibuat oleh pabriknya dipakai untuk memotong bahan stiker, maka mesin cutting sticker tidak bisa digunakan untuk memotong bahan lain. Misalnya akrilik, triplek atau kaca. Untuk memotong bahan-bahan seperti itu ada alatanya sendiri, misalnya mesin grafir.

Mesin Pembuat Sticker bukan Printer

Yang kita bahan adalah mesin cutting sticker, tentu saja salah jika ada yang beranggapan alat ini bisa mencetak stiker. Tak ubahnya mencetak gambar berwarna di selembar kertas. Mungkin yang ada dalam bayangan seperti menggunakan printer rumahan.

Kebanyakan mesin cutting sticker atau mesin pemotong stiker hanya mampu memotong bahan sticker. Namun ada juga sebuah mesin yang fungsinya mencetak stiker lalu memotongnya. Ini dinamakan mesin print and cut. Dari artinya bisa ditebak, yakni mencetak gambar dengan tinta. 

Selanjutnya pada mesin yang sama dilengkapi fungsi mesin cutting sticker. Mesin ini sangat cocok digunakan untuk memotong hasil stiker printing sesuai bentuk pola outlinenya. Istilahnya contour cut. Merek seperti Roland, Mimaki dan Graphtec sudah memproduksinya.

Belakangan muncul mesin buatan Graphtec yang diberi nama Cameo mengikuti fungsi tadi. Sebelumnya, Cameo hanya dibuat dengan ukuran lebar potong area 30 centimeter atau A3.

Kecepatan Mesin Cetak Cutting Sticker

Sebuah mesin cutting sticker telah diprogram oleh pabriknya dengan tingkat atau level kecepatan berbeda. Meski ada mesin yang menggunakan jarak kecepatan per 50, per 100 atau angka lainnya pada umumnya fungsinya kecepatannya bisa dipercepat atau diperlambat.

Ada tombol pengatur kecepatan yang pasti ada di sebuah alat untuk cutting sticker. Ada tombol penambah kecepatan dan sebaliknya ada untuk mengurangi. Kecepatan tinggi bisa digunakan untuk memotong pola desain yang sederhana. Sementara untuk pola yang rumit digunakan kecepatan sedang atau lambat biar hasil potongnya sempurna.

Untuk mesin cutting buatan China yang harganya murah, penggunanya biasanya mengatur kecepatan rendah untuk memotong huruf kecil agar terpotong sudut-sudutnya.

Tekanan Pisau

Sama seperti kecepatan, pada semua merek mesin cutting sticker ada tombol untuk mengatur tekanan pisaunya. Jika ada yang bertanya mengapa harus diatur tekanannya? 

Bahan stiker itu ketebalannya berbeda-beda. Bahannya juga berbeda, ada yang dari kertas ada yang dari plastik dan sebagainya. Untuk bahan tipis, untuk pisau yang tekanannya kecil sudah cukup. Bila diberi tekanan terlalu besar nanti malah tembus hasil potongnya sampai ke backing paper.

Demikian juga saat memotong bahan sticker yang tebal. Jika ujung pisau mesin cuttingnya terlalu dangkal atau tekanannya minimal, dikhawatirkan tidak akan memotong. Hal ini berujung pada sulitnya pengopekan. Saat diangkat, bentuk hurufnya nggak mau tertinggal.

Tombol Tes pada Alat untuk Cutting Sticker

Tombol ini sebenarnya sangat penting. Gunanya untuk mengetes apakah kecepatan dan tekanan pisau mesin cutting yang akan dioperasikan sudah pas? Ketika tombol tes ditekan, maka pisau mesin cutting akan memotong pola tertentu di ujung atau sudut bahan sticker.

Silakan diambil pengopek atau ujung pisau cutter untuk mencoba mencongkel hasil potongan dengan tombol tes tadi. Kalau ternyata jarumnya terlalu dalam hingga menembus kertasnya, kurangi tekanannya. Tetapi sayangnya tombol ini sangat jarang digunakan karena kebanyakan tukang stiker berpedoman pada setingan sebelumnya.

Padahal ujung jarum pasti memiliki batas aus. Celakanya ketika tidak digunakan tombol tes dahulu dan digunakan untuk memotong desain yang panjang, rumit dan butuh waktu lama menyelesaikannya. Begitu selesai, mau dikopeki ternyata jarumnya sudah tumpul. Sementara bahan nggak bisa digunakan lagi karena ada yang terpotong dan tidak.

Mematuhi Perintah dengan File Vector

Yang lazim pada sebuah mesin cutting sticker ialah, ia hanya patuh untuk beroperasui ketika diperintah dengan file berjenis vector. 

Format gambar vektor adalah serangkaian persamaan matematika dalam bidang kartesian dalam bentuk garis, kurva, poligon atau bentuk tak beraturan yang terhubung satu dengan lainnya sehingga membentuk gambar digital. Nah contoh dari file vektor ini adalah file dengan format SVG, EPS, AI, PDF dan CDR.

Diantara format vector di atas yang paling populer ialah CDR atau CorelDRAW. Dengan demikian, ketika Anda memasukkan foto wajah berformat jpeg atau png ke layar CorelDRAW lalu menekan tombol perintah, maka mesin cuttingnya akan ngambeg. Ia akan diam saja.

Pisau Cutting Nggak Bisa Diasah

Salah satu bagian atau sparepart dari mesin cutting sticker ialah pisaunya. Ketika dipakai sekian lama ia akan tumpul ujungnya. Waduh celaka, padahal telanjur menerima orderan banyak dan digunakan dalam waktu yang mendesak.

Lalu banyak yang berpikir untuk mencoba mengasah ujung pisau cutting dengan harapan bisa mengirit ongkos produksi. Memang pisau mesin cutting bisa diasah, namun nggak bisa dipakai hehe. Artinya ya percuma saja diasah.

Harus Jago buat Vector?

Nggak juga, karena untuk membuat sticker cutting dengan mesin cutting sticker yang dibutuhkan hanya membuat outlinenya. Bahkan jika hanya bisa membuat tulisan dan mengatur ukuran lebar dan tingginya sudah bisa digunakan untuk menjalankan mesin cutting sticker.

Kalau ada konsumen minta dibuatkan tulisan sebuah brand terkenal sementara ia hanya menyarahkan gambar berupa foto dengan format non vector, tugas tukang stikernya mendesain ulang. 

Semoga artikel Mesin Cutting Sticker dan 1.000 Faktanya ini bermanfaat. ***

Ingin promosi usaha stiker Anda di blog ini? Silakan Hubungi WhatsApp Ini.

0 Response to "Mesin Cutting Sticker dan 1.000 Faktanya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel