Cara Ngopeki Stiker Papan Nama Makam

papan-nama-makam

Papan nama makam adalah bagian dari batu nisan yang biasanya mencantumkan sejumlah informasi tentang orang yang sudah dimakamkan. Di sana tertera nama, lalu anak siapa, lahir serta wafat.

Karena saya seorang muslim, yang saya jelaskan di sini tentang papan nama makan bagi jenazah orang Islam. Tulisan di nisan non muslim saya kurang tahu pasti apa saja yang dituliskan. Meski ada perbedaan, saya rasa tidak terlalu jauh fungsinya dengan papan nama nisan lainnya.

Tutorial ini lebih ditujukan kepada para pembuat prasasti atau papan nisan kuburan. Biasanya mereka hanya menunjukkan ukuran stiker cutting yang harus dibuat, lalu menyebut nama dan data lain untuk didesain.

Ketika stiker cutting sudah selesai, mereka akan membawanya tanpa minta dikopek. Nah, tips berikut ini berguna bagi kalian yang mulai menekuni usaha tulisan papan nisan.

Perlu digarisbawahi, tutorial ini khusus pembuatan papan nama makam dengan material batu marmer atau lempengan keramik. Pembuatannya dengan menggunakan zat kimia khusus berupa cairan untuk membentuk ornamen serta tulisan pada stiker cutting yang sebelumnya sudah dibolongi.

Cara Ngopeki Stiker Papan Nama Makam

Sebelum mengopeki kita mulai dari sebuah tempat cutting stiker yang baru saja menyelesaikan pesanan stiker cutting papan nisan kuburan dengan ukuran 30 cm x 20 cm dengan posisi mendatar atau lansekap.

1. Cek Dahulu

Kalau kalian ingat ada acara infotainment di televisi swasta yang namanya Cek n Ricek, itu mengajari kepada kita semua akan pentingnya melakukan pengecekan ulang. 

Oke oke... sebelum dicutting antara pemesan yang tukang prasasti dengan desainer toko cutting stiker sudah berdiskusi. Desainernya membuat desain dan pemasan duduk di sampingnya. Eit, jangan rapat-rapat duduknya di kala pandemi Covid-19.

Pengecekan itu bisa dalam bentuk lain. Misalnya, mesin cutting kan punya pisau. Bisa saja ketika proses pemotongan teknisi mesin cuttingnya salah seting. Harusnya pakai setingan tekanan pisau untuk bahan tebal rupanya masih menggunakan setingan sebelumnya.

Kalau bagian yang seharusnya dikopek ternyata sulit dikopek karena bahan stikernya nggak terpotong, yang repot siapa hayo? Sementara yang pesan papan nama makan sudah menunggu. 

2. Minta Masking Tape

Nah, ini yang kadang nggak dilakukan para pemesan stiker cutting untuk keperluan mal. Kita sepakat batasi pada mal stiker cutting untuk papan nama kuburan. Begitu proses cutting selesai, langsung saja membayar dan pulang.

Padahal tukang stiker pasti tahu SOP-nya kalau mendapatkan orderan stiker cutting. Buat tukang prasasti, mintalah masking tape. Kalau ingin dipasangkan bilang saja, nanti tukang stikernya yang memasangnya di atas stiker pesanan tadi.

Namun kalau ingin memasking tape sendiri, minta saja plastik bening berperakat ini seukuran stiker cutting mal papan nama makam.

3. Masking Baru Kopeki

Menurut Gatot, warga Batu 5, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, pekerjaannya akan cepat selesai ketika pengopekannya benar. Apalagi selama ini pesanannya tulisan papan nisan ada yang untuk anak kecil, sehingga stiker cuttingnya juga harus kecil.

"Tinggi hurufnya bisa di bawah satu centimeter. Harus hati-hati ngopekinya," ujarnya saat ngobrol bareng cuttingstickerupdate.com, Rabu (3/6/2021) di Bintan Wrapping Stiker Variasi, Komplek Ruko Bintan Center, Blok O Nomor 14, Tanjungpinang.

Gatot menyarankan agar untuk stiker cutting untuk mal, baik mal pengecatan di motor atau papan nisan kuburan seperti pekerjaannya, stiker yang selesai dicutting agar dimasking tape dahulu.

4. Tempelkan pada Media Papan Nama Makam

Setelah dimasking, tempelkan pada permukaan keramik atau bebatuan lain yang akan dijadikan papan nama nisan. Setekah melekat kuat sekuat tendangan Bruce Lee (opo iki kang hubungane = apa ini hubungannya) maka saatnya melepaskan masking tape.

Tinggal selembar bahan stiker cutting yang kini menempel di permukaan meduia untuk papan nama kuburan. Terlihat kan batas-batas tulisannya? Batas-batas itu muncul dari goresan pisau mesin cutting stiker.

"Dengan mengopeknya setelah stiker cuttingnya menempel pada calon prasasti, nanti hasil jadinya akan lebih rapi dan bagus," imbuh Gatot uang mewarisi skill membuat papan nama makam dari ayahnya.

Setelah semua tulian, garis dan ornamennya dilepasi, proses lanjutnya ialah menggunakan cairan untuk mengikis keramik, batu alam atau sejenisnya yang sudah ditempeli stiker cutting dan sudah dikopeki.

Saya tidak akan menjelaskan soal bahan kimia apa yang digunakan. Kalau kalian ingin tahu silakan browsing sendiri.

Semoga memberikan pemahaman bagi banyak orang sehingga artikel tentang papan nama makam ini berguna. ***

0 Response to "Cara Ngopeki Stiker Papan Nama Makam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel