Plastik Laminasi Stiker, Perlukah?

plastik-laminasi-stiker

Plastik laminasi stiker menjadi pelengkap bagi konsumen yang memesan stiker. Menurut mereka, tampilan permukaan stikernya menjadi lebih glowing. Haiyaa.... kayak wajah gadis saja.

Sebenarnya plastik laminasi stiker adalah bagian terpisah dari stiker printing. Biasanya ia dipasang ketika desain stikernya sudah diprinting. Cara pemasangannya bisa manual bisa juga dengan mesin elektrik.

Yang manual pun bisa dilakukan dengan tangan manusia, hanya butuh kerja sama yang memasang. Alat yang digunakan squeeze atau rakel yang beludru ujungnya masih bagus.

Cara ini sering juga menggunakan air yang dicampur larutan air sabun atau pembersih piring sedikit saja. Beberapa crut saja. Tentu saja penggunaan air ini untuk tinta yang memang nggak luntur. Jangan berani-berani menyemprotnya kalau tinta printernya luntur.

Sementara cara modern menggunakan laminator atau mesin pemasang plastik laminasi. Ukurannya beragam, dari yang A4, A3, 60 centimeter, 120 centimeter dan sebagainya. Tinggal tekan tombol on, maka roda yang menekan lapisan plastik dan permukaan stiker akan bertemu.

Selanjutnya merekat erat. Ibarat cinta, wah susah dipisahkan kalau sudah ketemu kayak begini.

Perlukah Plastik Laminasi Stiker?

Menurut Wikipedia, laminasi adalah teknik / proses pembuatan bahan dalam berbagai lapisan sehingga lebih kuat, stabil dan penampilannya seperti plastik. Dalam prosesnya, pelapisan ini memanfaatkan panas, tekanan, dan perekatan. 

Sedangkan berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, ada dua pengertian yaitu:

  • Pelapisan bahan tipis dengan lempeng pada kedua sisinya
  • Bahan pelapis bahan tipis pada kedua sisinya

Laminasi stiker bagi sebagian konsumen sebenarnya nggak terlalu ditanyakan. Kecuali yang memang sudah mengantongi informasi seputar stiker dan stiker laminating atau stiker laminasi.

Menurut Machfut dari New Bintan Wrapping yang berlokasi di Ruko Bintan Center Blok O Nomor 14, Tanjungpinang, untuk stiker printing yang dilaminasi biasanya untuk penggunaan tertentu.

Ia lalu menjelaskan beberapa hal di mana stiker printing wajib menggunakan plastik laminasi stiker atau tidak. Untuk jenis stiker di bawah ini, ia mengatakan plastik laminasi stiker adalah keharusan:

1. Stiker Decal

Stiker jenis ini dipasang pada bodi sepeda motor. Sebagai sarana transportasi, sangat jarang seseorang membelinya hanya untuk dipajang. Kebanyakan orang membeli motor untuk dipakai, dikendarai.

Sudah barang tentu akan menghadapi cuaca dan iklim yang berbeda setiap saat. Dengan plastik laminasi stiker, maka daya "merusak" sinar matahari akan sedikit diredam.

2 Stiker Outdoor

Kalau mau bagus, papan nama kantor, nama toko atau sejenisnya ya dibuat saja pakai stiker cutting. Tetapi harus diakui, ada banyak pelanggan yang menginginkannya dari stiker printing.

Sama sih alasannya dengan stiker decal di atas. Kalau papan nama justru setiap hari kena panas dan hujan. Nggak tahu ya, apakah ada pemilik toko yang setiap hari harus bongkar pasang papan nama di depan tempat usahanya hihihihi.

3. Stiker Branding

Pernah lihat sebuah mobil yang dibungkus penuh? Lalu ditulisi produk sebuah tempat usaha? Pertanyaannya, kalau dipasang susah-susah lalu sebulan kemudian warnanya pudar, apa konsumen tidak marah?

Stiker untuk branding diwajibkan menggunakan plastik laminasi stiker supaya lebih tahan lama. Lapisan ini mampu membuat warna stiker lebih awet sehingga sedap dipandang mata dan pesan yang disampaikan sampai.

Kalau hanya stiker label produk, Machfut mengatakan tidak mutlak untuk dilakukan. ***

0 Response to "Plastik Laminasi Stiker, Perlukah?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel