Mesin Cutting Polyflex Buat Usaha Sablon

mesin-cutting-polyflex

Mesin cutting polyflek banyak sekali dicari di Google pencarian di Indonesia. Yuk kita coba kupas pertanyaan tersebut, yang juga beberapa kali ditanyakan netizen ke email blog ini.

Jika membaca kalimat mesin cutting polyflek, yang ada dalam benak masyarakat awam ialah mesin cutting merek Polyflex. Lalu ada juga yang menafsirkannya mesin cutting khusus untuk memotong bahan polyflex.

Padahal saya yakin, yang ditanyakan kepada Mbah Google ialah mesin cutting sticker yang bisa digunakan untuk memotong bahan Polyflex. Baca bagaimana kursus sablon kaos oleh Rhyno.

Mesin Cutting Polyflex

Sejauh ini yang saya tahu, tidak ada mesin cutting yang mereknya Polyflex. Sejatinya semua mesin cutting sticker yang dijual di pasaran bisa digunakan untuk memotong bahan sablon ini.

Baik itu mesin cutting sticker buatan China, Korea, Jerman, Jepang, Amerika atau negara lainnya. 

Dan saya yakin produsen Polyflex seperti Rhino atau Siser pun sudah mempertimbangkan agar produk mereka bisa dipotong dengan segala mesin cutting stikcker.

Bahkan untuk mesin cutting sticker terkecil seperti Graphtec CraftROBO yang hanya memiliki lebar potong 20 cm bisa digunakan untuk memotong Polyflex. Apalagi mesin cutting sticker dengan ukuran lebih besar.

So jangan salah ya gaes, Mesin Cutting Polyflex adalah semua mesin cutting yang bisa digunakan untuk memotong bahan sablon digital berupa Polyflex.

Jika kalian punya mesin cutting sticker merek Jinka, Redsail, Mimaki, US Cutter, Teneth, Silhouette Cameo, tenang semuanya bisa digunakan.

Perhatikan Hal Berikut

Jika kalian memang ingin menambahkan menu di toko stiker dengan jasa pembuatan sablon kaos digital, ada beberapa hal yang harus kalian pahami secara matang.

1. Sediakan Stok Pisau

Polyflex memiliki tingkat ketebalan yang berbeda. Semakin tebal maka dibutuhkan tekanan yang lebih kuat agar jarum mesin cutting sticker bisa dengan mudah memotongnya.

Dengan seringnya digunakan untuk memotong bahan Polyflex, ada kemungkinan jarum atau pisau mesin cutting sticker kalian lebih cepat aus ketimbang dipakai untuk memotong vinyl biasa.

2. Harus Terpotong Sempurna

Jika hasil potong mesin cutting stickermu tidak sempurna, bisa dipastikan kualitas potongan di Polyflex hanya akan membuat kalian repot.

Repot dalam arti saat mengopeknya. Jika pisaunya tumpul misalnya, sudah pasti bagian yang kamu kopeki akan berantakan. Soalnya bagian yang seharusnya tertinggal justru kecabut.

3. Potong Terbalik

Sistem pembuatan sablon menggunakan bahan Polyflex ialah hasil cuttingan akan dibalik di atas kaos. Karena dibalik, maka saat kalian mengerjakan pemotongan maka wajib dimirror saat proses cutting berlangsung.

Jika salah potong dan tidak dibalik, maka saat mau dipress menggunakan mesin justru hasilnya di kaos akan terbalik.

4. Pelajari Teknik Pres

Mesin Cutting Polyflex hanya bertugas memotong Polyflex sehingga siap diapilkasikan ke kaos. Namun agar sablon menempel sempurna, kalian kudu memehami teknik pemanasannya.

Tentu saja untuk setiap jenis Polyflex pasti berbeda cara mengepressnya. Ada yang harus sekian detik dengan tingkat panas sekian derajat celcius dan sebagainya dan sebagainya. Harga alat pres bisa dibaca di sini.

5. Sabar Saat Peeling

Peeling adalah proses mengelupas hasil cutting polyflex, setelah bahan polyflex melewati proses cutting. Di sini kalian harus melepaskan sisa bahan yang menempel pada Polyflex.

Misalnya yang kalian ingin sablon ialah bentuk pola bintang, maka sisa bahan di luar bintang harus di-peeling.

Diantara kalian pasti pernah merasakan malasanya melakukan peeling. Apalagi jika hurug atau desainnya lumayan kecil, waduuuh.

Nggak bisa dipungkiri, proses ini memang membutuhkan konsentrasi, sekaligus kesabaran ekstra, agar hasilnya menjadi sempurna.

Sekalin belajar menjadi orang yang sabar ya sobat hehe. Semoga artikel Mesin Cutting Polyflex Buat Usaha Sablon ini memberikan faedah bagi banyak orang. ***

0 Response to "Mesin Cutting Polyflex Buat Usaha Sablon"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel