8 Hal Agar Sablon Manual Tetap Laris

sablon-manual-1

Sablon manual? Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Apalagi yang sekarang usianya 50-an atau mendekati, pasti tahu. Kalau yang anak-anak zaman now banyaknya tahu tentang sablon digital.

Pada zaman dahulu, saya adalah satu dari sekian banyak anak-anak seusia SMP yang suka dengan kaos sablon. Bahkan dengan pola pikir yang sangat sederhana, mencoba mempraktikkan sablon manual.

Ada yang menggunakan cat minyak. Pokoknya kalau teringat senyum-senyum sendiri. Tanpa ilmu sablon, hanya kertas lubangi, tempelkan di permukaan kaos lalu diwarnai menggunakan cat minyak.

Harus diakui, penggemar sablon konvensional ini masih tetap ada. Saat-saat tertentu seperti Pilkada, jasa para enyablon ini masih tetap dicari. Mau tahu tentang sejarah sablon? Baca Sejarah Teknik Sablon yang Kita Kenal Sekarang

8 Hal Agar Sablon Manual Tetap Laris

Berikut ini adalah beberapa hal penting yang layak kalian lakukan jika ingin usaha tetap berjalan. Bukan hanya berjalan, melainkan masih tetap mendapatkan orderan.

Beberapa bagian saya kutip dari blog abyadscreenprinting.com, ada juga dari sejumlah sumber. Silakan dibaca sampai tuntas. Jangan dilompat-lompati biar mendapatkan pemahaman secara lengkap.

1. Eksplore Ide Kalian

Pasti sebelum membuka usaha sablon manual atau yang sudah memilikinya tak pernah berpikir agar lebih bagus ke depan. Khusus bagi kalian yang akan memulainya, silakan dieksplore ide atau gagasan yang ada di kepala.

Caranya bisa dengan putar-putar kota melihat bagaimana jasa sablon berkembang, melihat tayangan di internet soal apa yang akan kalian buat. Dan yang paling mudah di zaman sekarang ialah browsing.

Hal ini untuk memberikan keyakinan bahwa apa yang akan kalian buat adalah sebuah usaha. Bukan hanya sekadar main-main. Jika diyakini dan nanti ada hambatan, kalian akan mencari jalan agar bisa menemukan solusinya.

Baca: 15 Langkah Cara Sablon Kaos Putih dengan JPSS

2. Tentukan Pangsa Pasar

Selanjutnya, kalian harus bisa membaca siapa saja yang akan dijadikan target sablon kaos itu. Apakah di kota kalian banyak wisatawan lokal atau asing yang hobi membeli cinderamata kaos sablon.

Atau banyaknya klub motor yang menyukai mengenakan kaos pesanan. Juga perhatikan, bagaimana dengan pangsa berdasar jenis kelamin. Apakah alan fokus ke target tertentu atau sekalian anak-anak juga dimasukkan.

Hal-hal seperti itu akan membantu kalian menemukan ide desain yang lagi ngetrend atau kemungkinan besar cepat dibeli konsumen.

3. Bayangkan Banjir Order

Berpikir hal-hal positif adalah sebuah langkah bijak bagi kalian yang akan membuka usaha sablon manual. Coba bayangkan, seandainya produk kalian laris manis hingga banyak sekali permintaan, apa yang akan dilakukan?

Boleh deh belajar dari C59 Bandung, Dagadu Yogyakarta atau Joger Bali? Mereka adalah produk yang pernah begitu booming.

Jadi pertanyaan selanjutnya yang akan hinggap di benak kalian adalah: apakah akan membuat usaha yang langsung besar, atau melemparkan sebagian orderan ke orang lain?

4. Lokasi Sablon Manual

Ada hal yang konyol dan lucu saat saya masih SMA dulu. Tiap kali ujian kalimat yang menjadi trending ialah kursi menentukan prestasi. Hahaha, kursi sudut bisa buat nyontek atau nanya jawaban ke teman, mungkin seperti itu.

Pun demikian dengan lokasi usaha. Jika kalian memiliki kios yang sekitarnya merupakan kawasan sablon tidak ambil pusing. Tinggal isi barang dan peralatan bisa langsung jalan.

Namun bagi kalian yang tinggal di daerah yang agak terpencil, harus disurvei kira-kira di bagian mana yang berpotensi ramai orang. Apakah mengambil satu los di pasar tradisonal, dekat sekolah, atau di pertigaan jalan kampung.

5. Tentukan Harga Jual

Usaha yang ada di kota kecamatan atau kabupatan dengan di perkampungan pasti memiliki harga yang berbeda. Kalau orang orang kota terbiasa dengan supermarket dengan brand terkenal, melihat sebuah harga tak membuat mereka kaget.

Baca: Sablon Kaos Hitam? Ikuti 10 Langkah Berikut

Berbeda dengan orang-orang di pedesaan, meski mereka juga memiliki uang dari hasil panen atau kegiatan lain namun belum terbiasa dengan harga yang tinggi. Mungkin yang terbiasa anak-anak mudanya yang bekerja di kota. 

Mereka pasti lebih suka membeli kaos di kota ketimbang di tempat kalian. Sementara warga kalangan dewasa atau tua, perlu edukasi yang lebih lama untuk menerima harga kaos sablon yang mahal.

6. Tentukan Bahan

sablon-manual-2

Ini masih ada hubungannya dengan poin ke-5 di atas. Sebuah sablon manual yang hasilnya bagus tentu menggunakan bahan kain kaos yang bagus. Demikian juga dengan tinta atau catnya dan sebagainya.

Kalau hanya memburu kualitas bagus namun daya beli rendah, mengapa tidak mencoba memproduksi kaos yang bahannya biasa serta bahan yang juga biasa? Kecuali kalian membuka usaha hanya untuk beberapa bulan.

7. Keragaman Desain

Sebulan lalu ada seorang konsumen masuk ke toko kalian dan membeli sebuah produk. Seminggu lalu ia kembali dan begitu masuk ia kacewa karena hampir sebulan lamanya kalian tidak update desain sablon manual.

Jika pedagang stiker cutting tidak memiliki bahan merupakan bencana, atau penjual tahu petis kehabisan petis adalah musibah, apa yang menjadi petaka tukang sablon?

Salah satunya desain. Mungkin lebih baik mencetak satu desain di beberapa kaos namun memiliki model desain yang sangat banyak. Ketimbang desain hanya beberapa biji namun kalian memilih memperbanyak kuantitasnya.

Zaman begitu cepat berubah gaes, yang hari ini begitu laku bisa saja besok sudah berganti dengan hal lain. Begitu juga dengan desain kaos menggunakan sablon manual.

8. Promosikan Usaha

Yang terakhir yang harus kalian lakukan ialah melakukan promosi. Promosi bisa dilakukan dengan beragam cara. Untuk saat ini yang paling mudah ialah menggunakan media sosial.

Semuanya sekarang bisa digunakan untuk promosi, termasuk sablon manual. Bahkan sejumlah medsos juga menyertakan fitus periklanan. Sebutkan Instagram Ads atau Facebook Ads yang bisa kalian manfaatkan.

Delapan hal tersebut sepertinya mudah untuk dilakukan. Namun tidak seperti itu. Di setiap tahapan ada kemungkinan kalian menghadapi masalah. Jika tak mampu menemukan solusinya bisa saja merembet ke hal lain. Dan pada ujungnya usaha kalian tak bertahan lama. Yang ingin tahu 9 Tips Bisnis Sablon Kaos DTG Terbukti Ampuh, klik saja.

Semoga artikel tentang sablon manual ini bermanfaat. Terima kasih. ***


0 Response to "8 Hal Agar Sablon Manual Tetap Laris"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel