10 Tips Menjadi Orang Sukses dari Stiker

Menjadi Orang Sukses
Menjadi orang sukses bisa didapatkan seseorang melalui banyak cara. Banyak jalan menuju Roma, begitulah pepatah yang kerapkali disamaikan sebagai nasihat. Sayangnya nasihat itu bagi sobat muda kadang dianggap bukan lagi sesuatu yang relevan.

Butuh perjuangan untuk menjadi orang sukses. Perjuangan itu bisa beragam cara. Misalnya perjuangan waktu, dengan menunggu sekian lama baru kemudian diberikan jalan oleh Allah SWT. Perjuangan materi, ada yang sempat ditipu. Lantas tak sedikit yang melalui perjuangan psikologis, misalnya seseorang yang senantiasa mendapatkan rintangan berkali-kali sehingga mentalnya down.

Dan yang harus sobat ingat, jarang sekali ada pengusaha atau orang sukses yang instan. Kecuali tiba-tiba dijadikan menantu pengusah tajir yang dengan entengnya membelikan peralatan serta menyuntik modal. Tetapi yang mengawali dari kecil biasanya lebih teruji kualitasnya sebagai pengusaha.

Berikut ini adalah 10 tips menjadi orang sukses yang bisa sobat ikuti dan terapkan. Ambil yang kira-kira sesuai dengan kondisi sobat saat ini.

1. Niati dengan Kebaikan

Mungin sobat selalu beranggapan jika sebuah kesuksesan itu murni hasil kerja keras manusia tanpa bantuan hal lain. Padahal dari pemikiran dasar seharusnya sobat percaya manusia hanyalah mahluk. Ada pencipta yang namanya Tuhan yang memiliki gelar serba maha. Maha kaya, maha memberi, maha membantu dan maha lainnya yang tak dimiliki manusia atau mahluk lain.

Bagi sobat yang beragama Islam, ada baiknakya mengawali niat terjun ke dunia stiker dengan mengucapkan bismillah. Senantiasa meminta bimbingan Allah agar dijauhkan dari segala ketididakbaikan dan didekatkan dengan kebaikan yang hakiki.

2. Ruang Kerja Rapi

Percayalah, ruang kerja yang tertata akan memberikan kesan positif baik bagi sobat maupun konsumen. Namanya juga toko stiker, pasti ada banyak gantungan serta pernak-pernik lain. Namun bukan berarti harus diletakkan sembarang bukan?

Rancanglah ruang kerja sibat bahkan sebelum menyewa sebuah kios atau ruko. Sehingga penataannya tidak asal sembarang asalkan cukup. Ingat, toko stiker sobat bukanlah warung kelontong. Ada kerupuk bergantungan di langit-langit.

Membuat ruang kerja rapi juga termasuk bagaimana memberihkan ruang kerja dari sampah ketika toko tutup. Kebanyakan membiarkan sampah dan sisa bahan stiker berserakan dan esok hari saat buka toko baru disapu atau dibersihkan.

Cobalah bersihkan sebelum tutup. Esok hari ketika sobat datang dan membuka pintu toko maka byar.... mata terasa berbinar karena ruang kerja rapi. Mulai kerja pun penuh semangat. Sementara yang biasa menyapu esok pagi akan kelabakan ketika tiba-tiba ada konsumen datang dan minta cepat ditangani.

3. Pebisnis Sukses tak Mengeluh

pebisnis jangan mengeluh
Pebisnis yang tangguh adalah jiwa yang mampu berdiri meski dihantam berbagai rintangan. Demikianlah seharusnya sobat agar menjadi orang sukses. Dari awal sobat harus paham, stiker itu bukan kebutuhan primie, bukan sekunder atau tersier. Stiker itu merupakan kebutuhan yang ke sekian.

Orang akan memenuhi kebutuhan promernya seperyi makan, lalu kebutuhan pakaian dan papan. Setelah itu ada deretan kebutuhan lain, sementara stiker ada di catatan atau urutan ke sekian. Ditambah lagi saat ini ada pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia,

Jangan melulu mengeluh penghasilan turun sobat. Apalagi hal tersebut sobat sampaikan dengan konsumen. Jika dilakukan akan muncul pandangan bagaumana lembeknya sobat sebenarnya. Tunjukkan pribadi yang tangguh dan kuat sebagai petarung sejati.

4. Kunci Menjadi Orang Sukses ialah Rajin

Rajin di sini bukan berarti setiap hari sibat tenggelam dalam kesibukan membaca berita terbaru di internet. Rajin juga bukan olehraga setiap hari. Okey key kedua hal tersebut juga penting bagi manusia yang bernyawa demi kesehatan. Namun rajin di sini ialah mengikuti segala informasi terbaru tentang stiker.

Sama dengan bidang lain, dunia stiker juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Baik bahan maupun mesin cutting stikernya. Dan jika ada produk baru di sebuah daerah (biasanya selalu berawal di Jawa) maka siap-siaplah suatu saat akan sampai ke kota tempat sobat membuka usaha stiker.

5. Catat dengan Terperinci

Saya yakin ini jarang banget atau mungkin tak pernah terpikirkan oleh sobat. Catatlah semua pekerjaan setiap hari. Misalnya berapa hasilm penjualan bahan, berapa harsil stiker cutting, berapa penghasilan stiker printing, berapa penghasilan pasang decal dan sebagainya.

Gunanya sebagai pertimbangan sobat untuk memdapatkakan skala prioritas. Kalau memang decal itu hanya bentuk pengakuan biar dianggap hebat bisa bungkus motor full sementara untungnya kecil dan selama sebulan tidak memberikan kontribusi besar pada hasil, bisa disingkirkan.

Lalu cek selama sebulan bagaimana dengan hasil dari stiker printing dan cutting. Lebih besar mana hasilnya. Hal-hal ini sangat penting untuk mengambil keputusan guna mengembanhgkan usaha stiker sobat.

6. Ramah kepada Konsumen

Ramah kepada Konsumen
Sebagai manusia sudah sepatutnya saling menghargai. Namun manusia memiliki ego yang tak dimiliki oleh mahluk lainnya. Salah satu komunikasi termudah ialah melalui senyuman. Kalau setiap hari minimal ada 10 pelanggan datang ke toko stiker sobat, lalu sobat menghadiahinya dengan senyuman. Pertanyaan saya rugikah sobat?

Selain itu, luangkan sedikit waktu sambil berbincang dengan pelanggan. Apalagi jika toko stiker sobat sudah besar dengan beberapa karyawan, maka sobat memiliki banyak waktu yang bisa digunakan untuk mendekatkan diri. Obrolan itu sederhana, jika sudah terjadi maka akan muncul topik pembicaraan lainnya yang bisa sangat seru.

7. Memanusiakan Karyawan

Baik-baiklah kepada karyawan. Karena dari merekalah sobat bisa mendapatkan hasil. Kalaupun harus mengeluarkan gaji itu sudah kewajiban sobat sebagai pemilik sebuah usaha. Menjadikan karyawan sebagai mesin industri hanya akan menimbulkan ketidakpuasan.

Kepada karyawan yang terlihat lebih rajin bolehlah diberian bonus. ATau sobat memiliki target di akhir bulan berapa yang ingin dicapai. Jika berhasil tercapai maka silakan sobat berikan reward atau bonus untuk semua karyawan. Ingatlah bahwa sesuatu kadang dilihat bukan dari nilainya, melainkan kepedulian.

8. Hindari Pemborosan Bahan Stiker

Selalu ada bahan stiker sisa yang dibuang setiap hari? Kalau mau lebih teliti, sortir sisa bahan yang kira-kira bisa digunakan. Misalnya untuk melapisi casing ponsel. Sepele namun bukan tidak mungkin akan menjadi incaran konsumen yang bertanya berapa harga bahan tersebut.

Kalau langsung pasang akan menambah nilai jasa pemasangan. Kalau hanya membeli dan mau pasang sendiri, bukankah Rp5 ribu juga uang sobat? Jangan sombong hanya menerima uang yang besar. Toh kalau mau jujur usaha yang sobat awali juga dari kecil kan? Kecuali bisnis jual beli apartemen atau mobil mewah.

9. Hargai Favorit Konsumen

favorit konsumen
Maksudnya di sini ialah, sobat bisa mempersilakan konsumen datang dan duduk di kursi dekat desainer toko stiker sobat. Biarkan konsumen yang memilih jenis huruf atau font yang akan dibuatnya menjadi stiker. Jangan langsung sobat tetapkan, karena bisa saja konsumen menyimpan ketidakpuasan.

Bahkan kalau perlu dipersilakan konsumen memilihnya sendiri. Karenanya memiliki beberapa komputer sangat membantu. Misalnya ada komputer di mana konsumen bisa membuka jenis jenis huruf di komputer sobat. KOmputer ini juga silkan isi beragam desain yang sudah pernah sobat buat.

10. Promosi Online

Terakhir, jangan gaptek ah. Zaman sudah begitu canggih, ponsel bukan hanya perangkat komunikasi untuk nelepon. Sekarang di dalamnya dibuat sistem yang mampu membuka internet di layarnya. Lalu muncullah media sosial dan sobat cepat sekali membuat akun.

Sayangnya akun media sosial tadi digunakan hanya untuk posting sesuatu yang kurang penting. Kalau sobat tidak tahu caranya bisa menghubungi tautan ini. Sobat tinggal duduk, nanti materinya berupa artikel disiapkan.

Demikian sobat uraian tentang tips menjadi orang sukses dari bisnis stiker. Semoga bermanfaat. ***

0 Response to "10 Tips Menjadi Orang Sukses dari Stiker"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel