Skip to main content

Catatan Keuangan Ala Tukang Kredit Keliling

cuttingstickerupdate - Artikel ini masih ada sangkut-pautnya dengan artikel sebelumnya, seputar kiat jualan sticker di kaki lima. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman seputar dunia catat-mencatat. Istilah resminya catatan keuangan.

Siapa bilang pedagang kecil yang hanya menempati sebuah lapak di tepi jalan alias kaki lima tak membutuhkan catatan keuangan? Salah Gaes jika ada diantara kalian yang berpikiran aktivitas akuntansi ini hanya cocok untuk usaha besar. Jika diawali dari kecil akan lebih baik.

Siapa tahu ke depan usaha sobat menjadi raksasa. Memiliki gedung sendiri, ada banyak ruang dengan staf atau pegawai dengan skill yang berbeda. Pasti butuh yang namanya catatan keuangan bukan?

catatan keuangan
Dengan catatan keuangan, bisa membantu kita mengetahui untung dan rugi. Ilustrasi, masnoeng

Saat saya masih berjualan sticker di depan Rina-Rini, Batu 9, Bintan Centre, Tanjungpinang, dalam tas pinggang saya selalu ada sebuah buku tulis. Bukan buku catatan kecil, benar-benar buku tulis. Gunanya ya untuk mencatat sticker yang laku per malam. Saya bersama dua rekan saling ganti mencatatat.

[Baca Juga: Sticker Motor jadi Optimisme Saya]

Siapa yang habis mengambil sticker di pajangan dan menerima uangnya, ya ialah yang akan mencatatnya di buku tulis tadi. Di dalamnya bukan hanya catatan seputar jumlah sticker yang terjual. Melainkan juga ada hal lain misalnya malam itu beli pisang goreng berapa, setor uang kebersihan dan keamanan berapa.

Pentingnya Catatan Keuangan

Bagi sebuah usaha sekecil apapun, catatan transaksi tetaplah penting. Apalagi seperti saya yang mengawali berjualan sticker tidak sendiri. Ada beberapa teman yang memang sama-sama menunggu. Di akhir bulan, penghasilan bersih harus dibagi.

Coba tidak ada catatan tentang keluar masuknya uang per malam, bisa saja di saat pembagian hasil ada yang merasa tidak adil. Sementara kalau catatan tersebut dibuka dan dilihat bersama, maka semua pihak akan dengan senang menerimanya.

Catatan keuangan membuat segala sesuatu transparan. Janganlah beranggapan kegiatan catat-mencatat ini hanya bisa dilakukan di buku yang bagus, dikelola oleh ahlinya. Lha wong penjual kaki lima mencatatnya seperti apa juga nggak papa.

Intinya itu agar kita tidak dibuat pusing dengan keuangan kita. Kalau tidak ada pencatatan sama sekali, kan tak menutup kemungkinan sobat pusing memikir kemana uang yang sudah dicari sekian lama ini. Bayangan dapat tiga kontainer, ternyata di akhir bulan tinggal setengah kontainer hehe.

Sering Diejek Tukang Kredit

Hidup di jalanan selalu menyisakan bagian-bagian menarik yang tak pernah saya dapatkan di pekerjaan formal. Bayangkan, ketika saya menulis catatan keuangan di buku tulis, tak sedikit yang hafal kebiasaan ini dan mengejeknya dengan sebutan tukang kredit keliling.

Begitulah memang kenyataannya. Satu halaman hanya dibagi dua, kiri untuk mencatat barang apa saja yang terjual, sebelah kanan pengeluaran. Ilmu akuntansi hanya sebatas asal tidak ngawur catatannya. Dan nyatanya berguna sekali di setiap tutup buku.

Uang hasil penjualan kami masukkan ke dalam kaleng lalu ditutup. Tidak dihitung selama sebulan. Di akhir bulan, barulah dikeluarkan. Selanjutnya dibandingkan apakah jumlahnya sesuai dengan yang ada di buku catatan atau tidak.

Dan selama menggunakan pencatatan, selisihnya juga tidak signifikan. Dan semuanya menerima gaji dengan ucapan Alhamdulillah.

Buku Lain untuk Sticker

Beberapa waktu kemudian, saya justru membeli sebuah buku catatan kecil. Lalu untuk apa? Mencatat nomor ponsel pelanggan baru yang cantik? Mencatat pelat nomor kendaraan yang mengalami kecelakaan di dekat pangkalan kita jualan cutting sticker? Bukaaan!

Kita butuh buku kecil dan pena untuk mengembangkan usaha cutting sticker kakilima. Jika Anda termasuk orang yang sangat peduli dengan pembukuan untuk keuangan usaha, catatan pasti nomor satu. Namun yang saya maksudkan di sini catatan item cutting sticker. Tapi kalau sekalian dipakai mencatat nomor ponsel pelanggan baru yang cuantik ya boleh. Gapapa wes.

Dengan modal kecil, berkisar ratusan ribu, tentu koleksi cutting sticker saya waktu itu tak banyak banyak amat. Awalnya saya berpikir wah, pajangan cutting sticker saya sudah banyak nih. Rupanya, selalu saja ada item sticker yang ditanyakan calon pembeli dan saya tak punya.

Bagi saya waktu itu, merasa sedih dan sedikit menyesal, peluang mendapatkan uang meski sekian ribu hilang. Nah, cutting sticker yang banyak ditanyakan calon pembeli namun tak ada di pajangan itulah yang rajin saya catat.

Gunanya, saat saya berbelanja cutting sticker lagi saya tanyakan kepada pedagangnya apakah punya item cutting sticker seperti yang ada dalam catatan. Begitu barangnya tiba, saya segera memberitahu calon pembeli yang sebelumnya menanyakan item tersebut. Hahahaha akhirnya ketahuan juga jika saya juga mencatat nomor ponsel calon pembeli... Tetapi kan bukan nomor ponsel pembeli yang cantik. Ngelesdotcom ah saya kwkwkwkw.

[Baca Juga Rahasia Tukang Sticker Agar Jualan Laris]

Kadang saya juga bingung apa yang mau saya catat. Kan saya baru jualan, belum begitu banyak tahu apa nama brand yang dimaksud calon pembeli. Nulisnya kadang salah catatannya. Akhirnya begitu barang tiba saya baru tahu dan malu juga... rupanya ejaannya salah haha.

Nah, mulai hari ini teman teman pedagang cutting sticker kakilima, biasakan mencatat koleksi cutting stickermu yang kosong. Jangan berpikir ah hanya satu dua items... pikirkan kali kalinya. Maklum pedagang kecil, uang seribu dua ribu terasa benar nikmatnya.

Terbukti, catatan keuangan membantu lancarnya sebuah usaha. ***

Comments

Postingan Terpopuler

Mengenal Bahan Sticker Oracal dan Kegunaannya

cuttingstickerupdate - Oracal adalah bahan sticker berkualitas asli buatan Jerman. Di Indonesia, bahan vinyl ini paling banyak dipakai khususnya untuk mereka yang menerima jasa wrapping (bungkus) kendaraan.

Kelebihannya pada kelenturan bahan saat dipanaskan dengan heatgun serta ketahanan warnanya. Yuk kita kupas (buah kalee hehe) seri seri Oracal sesuai penggunaannya agar teman teman tidak salah pilih. Semua demi satu tujuan: kepuasan konsumen.



Seri 651 Merupakan bahan sticker Oracal kelas menengah (Intermediate Cal). Ada dua jenis yaitu gloss dan matt (doff). Biasa diaplikasikan untuk cutting sticker, wrapping kendaraan, pembuatan huruf pada papan nama dan sejenisnya.

Saya sendiri menggunakan jenis untuk untuk lapisan dasar pembuatan cutting sticker tumpuk karena konsumen biasanya ingin jika suatu saat stickernya akan dikelupas dan diganti desain baru tak akan kesulitan melepasnya. Jika lapisan bawah menggunakan scothclite (reflective) residu atau lem sisa akan menempel dan sulit mel…

Cutting Sticker untuk Pelat Nomor Kendaraan

cuttingstickerupdate - Pelat nomor kendaraan seharusnya menjadi salah satu pemasukan sobat yang membuka usaha cutting sticker. Bisa bekerja sama dengan sejumlah pembuat pelan nomor atau hanya membuka jasa cutting untuk nomor kendaraan.

Mesin cutting sticker tak harus digunakan hanya untuk membuat cutting sticker berupa gambar, logo atau tulisan. Lebih jauh dari itu, manfaatkan mesin cutting sticker Anda untuk hal lain yang juga menghasilkan uang.



Pernahkah Anda terlintas bahwa begitu banyak kendaraan lalu lalang di depan rumah, berseliweran di jalan raya, adalah target operasi. Asal jangan target buron karena kriminalitas hehe.

Perhatikan bahwa setiap kendaraan bermotor harus dilengkapi pelat nomor kendaraan yang dikeluarkan oleh Samsat. Memang ada yang memodifikasinya, entah itu ukuran pelatnya yang lebih kecil, bentuk huruf dan angkanya atau bentuk lain.

Pelat Nomor Lebih Rapi Namun aturan tetaplah aturan, jika ada yang melanggar pasti suatu saat kena batunya. Sepandai pandai bawa k…

Cara Setting Mesin Cutting Jinka Agar Presisi

cuttingstickerupdate - Mesin Cutting Jinka banyak penggunanya di Indonesia. Dan pabrikannya juga terus mengeluarkan seri seri terbaru. Namun demikian tak semua, khususnya yang baru membeli mesin cutting ini, bisa menghasilkan produk cutting sticker yang presisi.

Dari hasil browsing di Mbah Google, pertanyaan seperti: mengapa mesin cutting jinka saya tidak bisa memotong sempurna? apa penyebab mesin cutting jinka tidak presisi saat memotong dan pertanyaan serupa masih banyak diketikkan oleh para pengguna internet di Indonesia.

Tentunya mereka adalah para pemilik mesin cutting Jinka yang mengalami masalah hasil pemotongan dengan peralatan kerjanya.

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda bisa membuka artikel saya sebelumnya yang menguraikan beberapa hal penyebab hasil cuttingan tidak presisi.




Diantaranya karena holder yang yang kurang bersih atau sudah aus, kondisi pisau mesin cutting yang sudah tumpul, karena hasil editan yang kurang sempurna dalam artian terlalu banyak node yang membuat pis…

Cara Pasang Sticker Mobil Sendiri (Sistem Kering)

cuttingstickerupdate - Memasang sticker untuk mobil sering disebut banyak orang sebagai pekerjaan yang hanya bisa dilakukan ahlinya. Memang benar, segala sesuatunya sebaiknya diserahkan ke ahlinya.

Tetapi menurut saya, mengapa Anda tidak mencobanya? Paling tidak untuk mobil Anda sendiri? Yang pasti tak membutuhkan uang jasa pemasangan sticker, kan?

Kali ini saya menjelaskan cara memasang sticker ke mobil dengan sistem kering. Sistem kering adalah pemasangan tanpa bantuan air yang sudah dicampur shampoo. Oh ya, mungkin ada diantara Anda yang pernah mendengar istilah wrapping.

Wrapping artinya membungkus, jadi sama saja dengan pemasangan, namun lebih umum diartikan sebagai memasang sticker pada bidang yang lebih luas, bahkan bodi mobil secara utuh. Namanya juga membungkus.



Yang pasti, jika Anda bisa melakukannya sendiri akan muncul kebanggan. Dan Anda adalah salah satu orang yang berani mencoba. Wrapping mobil bagi pemula pasti merasakan sulitnya, meski tidak saya katakan tidak bisa. An…

Tutorial Lengkap Proses Membuat Cutting Sticker

cuttingstickerupdate - Membuat cutting sticker adalah pekerjaan yang membutuhkan ketelitian. Karena akan berpengaruh kepada hasilnya. Apalagi jika Anda menerima jasa pembuatan cuting sticker, ketelitian akan diperhatikan konsumen Anda.



Kali ini saya akan menjelaskan proses pembuatan cutting sticker dari awal hingga siap untuk dipasang. Usahakan baca dengan teliti, karena kalau terselip satu tahap sobat akan bingung. Maaf, tutorial ini untuk pemula, bukan tukang sticker profesional.

Membuat Cutting Sticker Logo Google Langkah 1 Buka Coreldraw, buka lembar kerja baru, lalu import logo Google yang sudah Anda download dari internet. Seperti tampak pada gambar 1 di atas.

Langkah 2 Karena mesin cutting sticker tak bisa membaca file berformat gambar seperti jpg, bmp dan sebagainya, Anda harus mengubahnya menjadi vector. Untuk gambar dengan gradiasi jelas seperti gambar hitam putih dapat Anda trace langsung menggunakan fasilitas trace bitmap di Coreldraw. Namun jika gambar banyak warna, apala…