Stiker Scotlite Itu yang Mana, Ya?

stiker-scotlite-13621

Stiker scotlite adalah sebutan untuk para pembeli bahan stiker yang seringkali membuat pedagangnya bingung. Kalau dibilang itu merek, agaknya tidak ada yang ejaan atau penulisannya sama persis seperti itu. Yang agak mirip sih ada, tetapi apakah betu yang dicari seperti yang diharapkan para pembeli?

Hal ini juga diakui oleh Machfut, seorang pengelola New Bintan Wrapping, tempat stiker yang beralamat di Ruko Bintan Center Blok O nomor 14, Tanjungpinang ini. Selain menerima jasa pemasangan stiker cutting dan printing juga sandblast, ia juga menerima pembelian bahan stiker. 

Terdapat beberapa merek bahan stiker yang ada di toko yang dikelolanya bersama beberapa orang kawan ini. Ada yang buatan Tiongkok (China) dan ada juga yang Eropa dan Amerika. Ketika ada pembeli bahan yang menyebut scotlite untuk bahan yang dicari, biasanya ia meminta orang tersebut masuk dan memilih bahan yang diinginkannya.

Menurutnya, sebutan stiker scotlite ada yang ditujukan untuk bahan stiker berjenis reflektif. Bahan jenis ini biasanya mampu memendarkan cahaya dari warnanya saat ada di kegelapan dan tersorot lampu atau sinar. Dan memang ada pembeli yang akhirnya memilih reflektif ketika mencari bahan stiker scotlite.

Namun di lain waktu ada pembeli yang lain juga mencari stiker scotlite ternyata bukan bahan berjenis reflektif yang diinginkannya. Padahal waktu itu Machfut sudah menunjukkan warna-warnanya.

"Pembeli itu bilang bahan lebarnya 45 centimeter, untuk nempel akuarium. Dari penjelasan singkat calon pembeli tadi saya langsung paham apa yang dimaksud," tutur Machfut kepada cuttingstickerupdate.com, belum lama ini.

Ia pun menunjukkan sederat bahan stiker vinyl buatan Tiongkok. Oleh pabriknya, stiker ini diberi label sebagai decorative vinyl dengan ukuran lebar 45 centimeter. Jika membelinya per rolo atau gulung, ukurannya ialah 45 cm x 15 meter. Ragam warnanya sangat banyak.

Ada yang polos atau warnanya solid, namun ada juga jenis lain seperti carbon, glitter, sisik ular, dot matrix, transparan, polygon dan sebagainya. 

Agaknya penyebutan bahan stiker sebagai scotlite tak bisa dilepaskan dari zaman dahulu. Saat itu, di usia 60 atau 70-an biasanya ada pedagang bahan stiker di dekat pasar-pasar tradisional. Mereka menjual stiker sablon dan bahan bermerek DC-fix. Saat itu memang baru ada satu merek ini yang bisa diperoleh di Indonesia. Dan pembeli serta penjualnya menyebutnya scotlite.

Hal ini seperti pernah dituturkan warga Tanjungpinang yang pernah menjual stiker zaman dahulu kala. Namanya Haji Yondril, yang sekarang membuka toko stiker di Jalan Pramuka, Tanjungpinang. Bebebapa tahun silam, saat berbincang dengan cuttingstickerupdate.com di Jalan Bintan, ia mengatakan zaman dahulu orang hanya menyebut scotlit saat membeli bahan stiker.

Ia pun mengaku takjub ketika belasan tahun kemudian ia tahu ada banyak sekali merek bahan stiker. Saat diminta keterangan apakah bahan stiker yang dahulu dijualnya mereknya scotlite, ia menjawab tidak. Ia ingat betul mereknya DC-fix.

Begitulah, ketika ada pembeli yang sudah paham maka ia akan memberikan clue yang jelas sehingga tidak terlalu lama memilihnya. ***

Berdasarkan pengalamannya, Machfut kin kini selalu meminta calon pembelinya memilih sendiri bahan stiker yang dikehendakinya saat menyebut stiker scotlite. Karena pernah ia memiliki pengalaman salah memberikan jenis bahan. Padahal saat ditanyakan kepada pembeli yang bersangkutan sudah mengangguk.

Rupanya bahan itu titipan orang lain, ketika sampai rumah bahannya salah maka pembeli tadi balik ke toko. Karena sudah dipotong, Machfut pun meminta maaf barang yang sudah dibeli apalagi dipotong tidak bisa dikembalikan.

"Bukan hanya stiker scotlite bang orang menyebutnya, ada yang skoklet, skotlet dan sebagainya. Kalau merek yang hampir sama ada, yaitu Seicholite, bahan ini pemegang mereknya PT Istana Sukses Kreasindo di Semarang," tutur Machfut menutup pembicaraan. ***

0 Response to "Stiker Scotlite Itu yang Mana, Ya?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel