9 Cara Merawat Mesin Potong Laser

mesin-potong-laser

Mesin pemotong laser benar-benar menjadi peralatan yang sangat bermanfaat bagi banyak orang. Khususnya mereka yang bergerak dalam bidang seperti kerajinan dan handycraft.

Sangat wajar banyak dari mereka ingin memiliki mesin ini karena kegunaannya yang multi fungsi. Bisa dipakai di kayu, akrilik, kulit dan masih banyak lagi.

Dan juga sebuah hal yang wajar kalau harga sebuah mesin potong laser di Indonesia masih cukup tinggi bagi kebanyakan kantong. Meski untuk ukuran yang terkecil sekali pun.

Nah, tulisan ini khusus buat sobat yang sudah membeli mesin ini. Sobat harus selalu menyadari jika efisiensi dan produktivitas mesin potong laser tergantung cara merawatnya.

Meski mesin yang sobat beli masaih dalam masa pemberian garansi dari pabriknya, namun merawatnya secara benar adalah hal penting. 

Kerusakan sebuah mesin apapun itu bisa dimulai dari hal yang kecil. Ketika dibiarkan maka akan menjangkiti yang lain.

Jangan tunggu mesin mengalami masalah baru menyesali diri tidak merawatnya dengan baik. Butuh kebiasaan sebenarnya untuk merawat mesin potong laser.

Dengan menjadikan perawatan ini uatu kebiasaan maka tidak akan terasa berat. Justru sobat akan mereka kurang jika tidak melakukannya. Baca juga printer 3D, merek, material dan harganya. 

Merawat Mesin Potong Laser

Berikut adalah beberapa tips perawatan mesin pemotong laseryang bisa sobat lakukan sendiri. Artinya tidak perlu membutuhkan bantuan orang lain. 

1. Jaga Kualitas Sumber Udara

Mesin pemotong laser menggunakan gas bantu seperti oksigen, nitrogen atau udara ruangan. Semuanya dimanfaatkan untuk tujuan pemotongan. 

Sebagian besar fabrator menggunakan ketersediaan udara toko sebagai gas bantuan. Hal ini karena mempunyai kecepatan pemrosesan yang paling cepat sehingga disukai.

Udara tersebut berguna untuk memotong berbagai logam seperti stainless steel, lembaran aluminium dan baja ringan.

Saat menggunakan udara ruangan sebagai gas bantuan, garis harus selalu bersih dan tekanan udara yang tepat dan penyaring udara harus dijaga.

Sumber udara terkompresi dan garis harus menjadi bagian yang rutin dirawat atau dipelihara. Perawatan sekali lagi berkaitan dengan kinerja, produktivitas dan kinerja mesin.

2. Pantau Performa Chiller

Sobat wajib menjaga kebiasaan untuk engecek pengukur suhu chiller. Perbedaan suhu peralatan ini selama operasi dapat menyebabkan kinerja yang mengecewakan.

Resonator mungkin rusak dalam beberapa kasus. Semakin hari teknologi yang ditemukan memang memudahkan untuk menjaga mesin sobat, Namun jangan lalai.

Sobat harus tetap secara teratur membersihkan kumparan kondensor dan filter. Banyak chiller membutuhkan aditif dan bahan kimia, jadi buatlah jadwal perawatan mesin potong laser. Jika sobat ingin segera memiliki mesin ini, bisa membelinya di Inti Daya Engineering atau tempat lain.

Untuk membersihkannya, disarankan menggunakan cairan coolant radiator untuk. Cek secara berkala setiap 3 - 6 bulan. Apabila melihat cairan berkurang pada batas minimal, tambah lagi atau kalau sudah 2 mingguan ganti saja dengan cairan baru.

3. Pastikan Pengiriman Gas

Pemilik mesin potong laser yang terbiasa teliti akan menemukan kerusakan kecil. Berbeda dengan mereka yang malas merawat.

Bahkan kerusakan seperti kebocoran pada selang yang kecil tak akan disadari pemillik yang sembrono. Untuk mencegah itu terjadi gunakan air sabun ke botol gas resonator untuk mencoba melakukan pengecekan.

Ini memungkinkan Anda mengetahui kebocoran apapun sehingga tidak terlambat saat tiba-tiba produktivitas mesin sobat turun jauh.

4. Periksa Optik Mesin Potong Laser

Dalam perawatan mesin yang kompleks ini, ada satu bagian yang harus tertanam dalam benak. Yaitu optik mesin.

Sobat harus memastikan bahwa optik tersebut dikembalikan ke spesifikasi OEM. Bagian ini berpengaruh signifikan terhadap kualitas balok, kinerja pemotongan dan kondisi optik.

Bersihkan secara berkala di bagian lensa mesin yaitu dia 2 lensa pantul dan satunya di lensa fokus. Bagian ini penting fungsinya, yakni memantulkan sinar laser dari tabung ke material. Pembersihannya bisa gunakan cotton bud dengan dibasahi sedikit alkohol lalu gosok perlahan. 

5. Bersihkan Mesin Menyeluruh

Ada beberapa bagian mesin pemotong laser seperti area pemrosesan, laci bekas, bilah dukungan dan sebagainya. Merawat mesin sudah dilakukan, lanjutkan dengan mengecek pendukungnya.

Ibaratkan saja sebuah mesin pemotong laser dan bagian atau peralatan pendukungnya adalah sebuah kesatuan. Dengan begitu sobat tidak membeda-bedakan saat membersihkannya.

Jangan malas membersihkan meja mesin laser dengan blower atau vacuum dan paling sederhana kuas lembut. Hal ini akan menjaga menempelnya sisa atau kotoran hasil kerja pada bagian mesin.

Bahkan jika perlu selalu perhatikan kondisi ruang kerja di mana mesin ini ditempatkan.

6. Hindari Potong dan Grafir PVC

Adalah bijaksana tidak memotong atau menggrafis bahan atau media PVC. Alasannya, bahan ini mengeluarkan asap yang cukup kuat dan pekat. Di dalamnya mengandung partikel yang sifatnya lengket.

Jika tidak hati-hati akan menempel pada fan belt, roda gigi motor dan rel tempat pergerakan kepala laser yang mengakibatkan kinerja alat apabila dibiarkan dalam waktu lama.

7. Gunakan UPS

Senantiasa gunakan UPS selama mengoperasikan mesin potong laser. Bagaimanapun kondisi aliran daya listrik yang stabil sangat mempengaruhi pada kinerja dan masa umur mesin laser cutting engraving.

8. Berikan Pelumas

Sama seperti peralatan elektronik yang memiliki fungsi gerak terus menerus, sobat harus memberikan suntikan pelumas. Cairan pelancar gerak ini bisa dituangkan sedikit ke bagian rel penggerak kepala mesin. Dengan begitu pergerakannya sangat halus.

9. Hindari Potong Bahan Stikcer

Sebenarnya untuk memotong bahan sticker sudah diciptakan alatnya yang disebut mesin cutting sticker atau plotter. Dan di Indonesia sangat gampang mendapatkannya. Harganya pun beragam dari Rp4 jutaan hingga puluhan juta.

Mengapa memotong bahan sticker tidak dianjurkan? Karena bahan sticker memiliki lapisan berperekat. Hal ini sepele, namun bisa mengganggu bagian dari masin laser sobat.

Semoga sobat mendapatkan ilmu baru setelah membaca artikel tentang perawatan mesin potong laser ini. ***

0 Response to "9 Cara Merawat Mesin Potong Laser"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel