Panduan Membeli Masking Tape Terbaru

masking tape cutting sticker
Masking tape cutting sticker Seichotape, kualitasnya bagus.
cuttingstickerupdate - Memilih masking tape cutting sticker bagi para mastah perkeletan tentu bisa dilakukan sambil terpejam hehe. Sangking ahlinya dan entah sudah berapa puluh rol dihabiskan selama ini.

Tetapi memilih masking tape cutting sticker bagi pemula membutuhkan panduan. Setidaknya tidak terjebak pada harga yang murah namun kualitasnya murahan, apalagi sampai digetok harga tinggi namun dipakai nggak enak sama sekali.

Karena hal itu lantas berikutnya menggunakan selotip lebar sebagai masking tape. Untuk mengurangi kekuatan perekatnya ditempel di atas kaca etalase beberapa kali agar tak terlalu kuat lemnya. Setelah itu baru digunakan untuk melapisi sticker cutting yang akan dipakai.

Kok tahu sih Mas Noeng? Hehehe, saya dulu kerap melakukannya ketika masking tape kehabisan Mas Bro. Jangan ditiru ah, mending beli, siapkan stok agar tak kehabisan.

[Baca JugaSticker Kaca Belakang Mobil Keren]

Ini khusus bagi pemula, yang baru terjun ke dunia cutting sticker, berikut ini beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman. Oh, ya, saya tambahkan. Artikel ini untuk menjawab pertanyaan dari pembaca yang masuk ke Google Search Console. Dari beberapa query yang nyelonong ke blog ini, banyak yang menanyakan seputar masking tape.

Tips Memilih Masking Tape Cutting Sticker

Ukuran Lebarnya

Sobat harus mengetahui sebenarnya masking tape ukuran lebar berapa yang sedang dibutuhkan? Misalnya begini, sobat yang sampai sekarang masih mengandalkan CraftROBO ya sebaiknya membeli masking tape dengan lebar 20 centimeter.

Yang menggunakan Cameo 3 sebaiknya memilih yang lebarnya 30 cm. Atau yang menggunakan Jinka, Redsail, Innograph, Teneth, Rhinotec yang lebar 60 centimeter sebaiknya juga membeli masking tape selebar area potong mesin cutting, yakni 60 centimeter.

Bekas Potongan

Hal kedua yang harus sobat cermati ialah bekas potongan. Bisa jadi toko yang sobat datangi untuk membeli masking tape memotong pelapis ini dengan alat pemotong yang pisaunya tak lagi tajam.

Jika sobat tidak cermat dan bekas potongannya kurang rapi, contohnya ada bekas potongan yang diulang, mending jangan dibeli. Mengapa? karena saat sobat membukanya biasanya akan robek pada bagian tersebut. Hal ini tentu merugikan sobat. Pasti tidak nyaman menyambung-nyambung masking tape jika dilihat pelanggan, kan?

Tebal Tipis Plastik

Rata-rata masking tape yang dijual di Indonesia tebal plastiknya tak jauh berbeda. Jika terlalu tebal atau terlalu tipis akan menyulitkan pemasangan. Terlalu tebal akan menimbulkan masalah ketika dipakai untuk mengangkat sticker cutting lalu memasangnya di tempat yang ekstrem. Sementara kalau terlalu tipis akan mudah robek.

Masking tape yang bagus memiliki ketebalan yang pas. Memang jika plastiknya sangat tipis beratnya lebih ringan saat ditimbang dan mengurangi harga ongkor kirim. Sementara yang terlalu tebal membuat sobat harus membayar lebih untuk biaya pengirimannya.

Kecerahan Tembus Pandangnya

Masking tape digunakan untuk mengangkat sticker cutting ke media yang akan ditempel. Jika masking tape memiliki bahan plastik yang bening, tentu sobat akan lebih mudah menempelkannya karena huruf atau desain di sticker cuttingnya terlihat jelas.

Sementara jika masking tapenya buram, dan produk seperti ini ada, bahkan saya pernah mendapatkannya, akan sulit untuk menggunakannya. Warnanya putih pucat, tanpa merek, itu yang pernah saya terima.

Kelenturan Plastik

Masking tape yang berwarna putih pucat yang pernah saya beli memiliki sifat lentur. Jadi ketika dipasang dan ada yang bergelembung, sangat sulit untuk dibenarkan. Ia terlalu gampang molor atau tertarik.

Bahkan saat digunakan untuk melapisi sticker cutting yang lebarnya 20 centimeter panjang 60 centimeter membutuhkan kerja keras. Bahannya terlalu lentur. Belilah masking tape yang kaku, tak bisa ditarik serta merta. Kita toleransi kelenturannya karena pasti dibutuhkan saat pemasangan di media akan cembung misalnya helm.

Perekatnya

Masking tape itu kalau bisa dipakai beberapa kali mengapa harus dibuang? Bukan begitu sobat? Saya dahulu sering melihat teman-teman menggunakan masking tape bekas dengan menempelkannya di kaca dinding elatase. Jadi kalau mau menggunakannya lagi mereka meraba-raba dahulu.

Masking tape yang baik bisa digunakan beberapa kali, dengan catatan tidak terkena air dan basah. Saya berikan gambaran. Sobat mendapatkan order memasang tulisan di papan pengumuman, misalnya tulisannya begini Bacalah Cuttingstickerupdate Sebelum Tidur dan jumlahnya 20 papan.

Kalau selesai memasang tulisan Bacalah Cuttingstickerupdate Sebelum Tidur satu dan akan memasang di papan berikutnya, apakah sobat akan menggunakan masking tape baru? Oke, kalau memang sobat termasuk boros masking tape nggak jadi masalah.

[Baca JugaLihai Menggunakan Masking Tape Pada Stiker Tumpuk]

Kebetulan masking tape yang tersisa tak banyak, mau tak mau sobat harus menggunakan yang bekas, bukan? Nah di sinilah pentingnya memilih masking tape cutting sticker yang berperekat awet.

Perkiraan harga saat ini untuk masking tape buatan China seperti Transign, Seichotepa, Protape dan sebagainya ukuran 60 centimeter x 90 meter Rp400-an ribu. Harga yang lebih mahal harus sobat bayar jika menggunakan masking tape produk terkenal seperti Oratape buatan Orafol.

Sepertinya itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih masking tape cutting sticker, semoga ada manfaatnya. Kita saling berdoa saja sahabat, agar senantiasa diberikan kesehatan dan rezeki yang barokah. ***

0 Response to "Panduan Membeli Masking Tape Terbaru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel