11 Fakta Mesin Cutting Jinka

mesin cutting jinka
10 fakta tentang mesin cutting Jinka adalah beberapa hal penting yang terdapat pada mesin pemotong sticker merek Jinka. Mengapa perlu diulas fakta tentang mesin ini? 

Dapat dilihat, mesin cutting Jinka memiliki pesona yang tak mampu dikesampingkan para pemain sticker di Indonesia. Apalagi bagi pemula, saat ingin membuka usaha dan mencari mesin cutting murah, larinya ke Jinka.

Artikel yang membahas mesin cutting ini juga sangat banyak. Sobat tinggal klik mana saja yang dianggap relevan lalu membacanya sampai tuntas.

Berikut ini 10 fakta tentang mesin cutting Jinka yang dirangkum berdasarkan pengalaman pribadi. Rangkuman dari berbagai sumber juga melengkapi artikel ini:

1. Buatan China

Jika ada sobat yang belum tahu mesin ini buatan mana, jawabannya ialah China atau Tiongkok. Bentuk negaranya ialah republik yang sering disingkat RRT, RRC Cina, Tiongkok atau Tiongkok Daratan.

Sebuah negara yang lokasinya berada di Asia Timur dengan ibu kota Beijing. Dengan populasi penduduk mencapai 1,4 miliar, China memiliki luas daratan 9,69 juta kilometer persegi. Kondisi tersebut menjadikan China negara terbesar ke-3 di dunia.

Negara ini didirikan pada tahun 1949 setelah usainya perang saudara. Saat itu pemerintahan dikendalikan Partai Komunis Tiongkok (PKT). Meski negara komunis, uniknya ekonomi di negara ini telah diswastanisasikan sejak tahun 1980.

Hingga akhirnya China menjadi penguasa ekonomi di Asia bahkan dunia. Kota-kota industri tumbuh pesat. Mala lahirlah beragam teknologi yang dijual ke banyak negara, termasuk mesin cutting Jinka.

2. Arti Kata Jinka

Meski berasal dari China, kata Jinka sendiri tidak ditemukan dalam bahasa China. Saat dicari menggunakan terjemahan online, justru disarankan untuk memasukkan kata Jinka ke dalam bahasa Jepang.

Dan saat dimasukkan ke dalam bahasa Jepang, Jinka memiliki arti rumah atau tempat kediaman. Dalam bahasa Indonesia rumah atau kediaman adalah tempat tinggal yang mampu melindungi manusia dari berbagai cuaca.

Apakah Jinka diharapkan menjadi tempat bernaung mereka yang terjun ke dunia cutting sticker? Atau Jinka diharapkan menjadi sebuah peralatan yang memiliki hubungan erat dengan manusia layaknya rumah?

3. Terus Regenerasi

jinka 361 hingga 1351
Sadar produknya laku di pasar, pabrik pembuat Jinka terus berinovasi agar alat ini terus bisa diterima. Saat dunia sticker berkembang maka Jinka pun turut mendampinginya dengan penambahan berbagai fitur.

Hingga hari ini, setidaknya sudah dibuat beberapa varian mesin cutting Jinka. Produk-produk ini masih merajai pasar mesin cutting sticker di Indonesia. Sementara mesin satu negara seperti Innograph misalnya, baru ada satu generasi.

Mesin cutting lainnya yang mengikuti cara yang dilakukan Jinka ialah Rhinotec. Mesin ini juga melakukan regenerasi namun masih kalah populer dengan Jinka.

Varian tersebut secara lengkap ialah:

  • Cutting Sticker Jinka 361
  • Cutting Sticker Jinka 721
  • Cutting Sticker Jinka 1351
  • Cutting Sticker Jinka XL-451E
  • Cutting Sticker Jinka XL-721E
  • Cutting Sticker Jinka XL-1351
  • Cutting Sticker Jinka Pro 450
  • Cutting Sticker Jinka Pro 720
  • Cutting Sticker Jinka Pro 1351

Apakah bakal lahir varian lain mengingat perkembangan dunia cutting terus berlangsung? Kita tunggu saja.

4. Kelebihan Mesin Cutting Jinka

Mengapa produknya laris di pasar salah satu alasan penggunanya ialah sejumlah kelebihan yang ditanamkan di dalamnya.

Beberapa kelebihan tersebut meliputi:

  • Mesin yang bandel dan tahan lama, bisa dijadikan andalan untuk para pemain sticker.
  • Harga yang relatif murah, karena bisa dibeli dengan harga di bawah Rp10 juta.
  • Memiliki banyak area potong, ini terkait jenis Jinka seperi disebutkan pada angka 3 di atas.
  • Banyak digunakan para pengusaha, ini juga menjadi semacam propaganda yang meroketkan nama Jinka.
  • Desain yang elegan dan kokoh, sengaja dibuat dan diperbarui baik dari segi bahan atau warna.
  • Mata pisaunya menggunakan Roland, ini keunikan Jinka yang bisa mengadopsi pisau cutting milik mesin cutting Premium.

5. Contour Cut dan Infra Red

jinka contour cut
Ketika konsumen semakin manja, dengan munculnya permintaan memotong sticker printing sesuai outlinenya, maka Jinka pun berinovasi.

Hal ini bisa dilihat saat diluncurkan mesin cutting Jinka seri XL. Pada produk ini ditambah perubahan yang cukup mencolok dibandingkan produk sebelumnya, Jinka standar.

Jinka XL dilengkapi kantong untuk bahan sticker yang telah terpotong. Tujuannya agar tidak jatuh ke tanah dan kotor.

Fitur lainnya ialah kehadiran infra red yang dapat digunakan untuk teknik contour cut. Untuk menjalankan fungsi ini diperlukan perangkat lunak tersendiri. Sebenarnya fungsi ini bukan hanya ada di Jinka, mesin lain yang juga memilikinya ialah Liyu. Bahkan kualitas liyu di atas Jinka meski sama-sama buatan China, namun harga Liyu masih di atas Jinka.

6. Windows 32 Maupun 64 Bit

Protes atau kebingungan para pemain sticker cutting baru saat menginstal Jinka pada awalnya ialah soal Windows. Pada seri Jinka XL, dilakukan penyempurnaan sistem di dalamnya sehingga bisa kompatibel dengan Windows baik bit 32 maupun 64.

Hal ini tentu menggembirakan bagi pengguna sebab tidak semuanya paham soal Windows. Mereka tahunya membeli komputer, tidak berpikir apakah diinstal Windows 32 atau 64 bit.

Sementara bagi teknisi komputer juga tidak semua paham apakah yang akan digunakan Windows 32 atau 64 bit. Meski oleh pembelinya disebut akan dipakai untuk mesin cutting, tidak semuanya paham.

7. Pisau Cutting Roland

pisau cutting roland
Karena dana terbatas, maka pilihan sobat akan kehadiran sebuah mesin cutting di toko ialah Jinka. Padahal pada awalnya sudah terbayang akan memiliki mesin cutting kelas premium.

Mesin kelas premium tersebut bisa Graphtec, Mimaki atau Roland. Namun apalah daya, harga yang berbanding terbalik akhirnya menjadikan pilihan jatuh ke mesin China.

Namun itu tidak terlalu membuat sobat susah kan? Mengapa? Salah satunya karena jarum atau pisau yang digunakan mesin ini sama dengan yang dipakai oleh Roland. Jadi anggap saja pisau mesin cutting China rasa Jepang.

8. Sertifikasi Keaslian

Saat membeli mesin cutting Jinka, diharapkan dicek dahulu apakah menerima sertifikat keaslian atau tidak. Sertifikat ini dianggap penting karena mewakili pengakuan jika mesin benar-benar dibuat di pabriknya.

Sertifikat ini juga sempat menjadi polemik beberapa waktu lalu. Namun harus diacungi jempol pemikiran produsen mesin cutting China ini untuk menjaga keaslian propertinya.

Dengan adanya sertifikat keaslian ini akan mengurangi keraguan para pembeli. Nah sudahkah Anda menyimpan sertifikat keaslian tersebut atau memajangnya di dinding toko stiker sobat?

9. Kelengkapan Saat Dibeli

kelengkapan jinka pro
Membeli mesin cutting apapaun mereknya pasti mendapatkan perlengkapan. Benda-benda tambahan ini akan dijadikan satu paket dengan mesin. Maka, kalau sobat membeli mesin cutting Jinka tetapi perlengkapannya tak adam silakan tanyakan kepada Pak RT hehehe.

Salah gaes, menanyakannya kepada toko tempat sobat membeli. Nggak usah ke Pak RT, kecuali mampir untuk buat surat domisili.

Lalu apakah kelengkapan tersebut secara utuh?

  • Tiga pcs atau enaknya diganti tiga tusuk mata pisau ya, hehehe. Oh ya, sudah dijelaskan sebelumnya, pisau ini mereknya Roland.
  • Software Artcut yang gunanya untuk membuat desain lalu diteruskan ke mesin dengan perintah komputer.
  • CD Driver Jinka, ini sangat penting karena akan menjembatani antara mesin dan komputer. Driver ini ibarat ijab kabul untuk saling menerima.
  • Kabel Power, Kabel COM, Kabel USB, pokoknya segala hal tentang kabel. Harus lengkap, sebab tidak serta merta bisa diganti dengan kabel biasa yang banyak dijual di toko.
  • Buku panduan, merupakan petunjuk lengkap tentang bagaimana mengoperasikan mesin, pengaturan dan sebagainya.

10. Kompatibel dengan Sejumlah Windows

windows os
Coba seandainya mesin cutting Jinka dibuat khusus untuk komputer dengan jeroan Windows 10, wah pasti banyak yang protes hehe.

Untungnya pabrikannya cukup paham, para pemain sticker cutting itu kebanyakan pakai Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan 8. Sudah begitu, bajakan pula hehe. Untungnya lagi Jinka tidak menuntut Windowsnya harus asli.

Terima kasih juga sepatutnya diberikan kepada Microsoft yang sudah menciptakan Windows yang juga mengalami perbaikan. Tidak bisa dibayangkan jika operating system komputer masih mempertahankan DOS Promt.

Cara pengoperasian yang penuh kode, bahkan untuk melakukan booting komputer saja harus memasukkan dan mengeluarkan CD bootting. Dengan adanya Windows, urusan jadi lebih gampang.

11. Potong dari Corel

Sebenarnya ini yang paling banyak ditanyakan. Sebab program grafis CorelDraw bisa disebut program sejuta umat yang dikuasai tukang sticker. Dengan skill seadanya, sudah bisa mengoperasikan Jinka.

Karena kalau mau jujur, tukang cutting sticker hanya membutuhkan beberapa tool CorelDraw. Tidak semuanya harus dikuasai kecuali ingin menjadi master CorelDraw. Oleh pabrikannya, sebenarnya Jinka bisa dioperasikan melalui beberapa aplikasi sepertu ArtCut dan Adobe Photoshop (Adobe Ilustrator) atau AutoCad, namun CorelDraw tetap jadi pilihan utama.

Dan di Jinka Pro, ada fitur keren yang disebut Corel Connect.

Hm... rasanya sudah panjang tulisan kali ini. Terima kasih sudah membaca artikel fakta mesin cutting Jinka. ***

0 Response to "11 Fakta Mesin Cutting Jinka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel