Ketahui 5 Penyebab Pompa Air Keluar Kecil dan Penanganannya

Betapa menjengkelkan ketika menunggu air di kamar mandi tak kunjung penuh. Air yang keluar di ujung keran sangat kecil. Padahal sebentar lagi harus keluar karena ada urusan. Apa sih penyebab pompa air keluarnya kecil?

Jika Anda orang yang tidak mau ribet sama sekali, cara termudah ialah memanggil tukang untuk meperbaiki jetpump keluar air kecil. 

Padahal, belum tentu penyebab pompa air keluarnya kecil atau tersendat-sendat karena mesinnya. Namun untuk memastikan itu terlebih dahulu Anda harus menguasai pokok persoalannya.

Urai satu persatu kira-kira di mana biang keroknya sehingga pada akhirnya ketemu cara memperbaiki pompa air yang keluar airnya kecil.

Ada juga lho yang beranggapan penyebab mesin air keluar kecil karena mesin yang Anda beli harganya murah. Kualitasnya kurang bagus atau malah dibilang tidak bagus. Nah, jangan lantas percaya dengan omongan seperti itu.

Sebenarnya ada beberapa penyebab mengapa pompa air mengeluarkan air yang kecil. Hal ini dibenarkan Anto, tukang bangunan di Tanjungpinang yang sering mendapatkan job tambahan memperbaiki kecilnya air yang keluar dari pompa.

Siapa tahu cara-cara yang akan diberikan oleh Anto di bawah ini bisa Anda praktikkan sendiri. Lumayan kan tak harus keluar uang untuk menanggil tukang ledeng.

5 Penyebab Pompa Air Keluar Kecil dan  Penanganannya

penyebab-pompa-air-keluarnya-kecil

Yuk simak benar-benar penjelasan di bawah ini. Pahami agar saat praktik nanti bisa menghasilkan sesuatu sesuai yang diharapkan.

1. Daya Listrik Tak Mencukupi

Pernahkah di suatu ketika tiba-tiba lampu meredup? Kondisi ini memang jarang sekali ditemui di kota-kota maju yang daya listriknya sangat stabil.

Namun bukan berarti ini tidak ada sama sekali. Jika daya listrik tiba-tiba turun, maka semua alat elektronika yang sedang bekerja akan kehilangan sebagian fungsinya.

Termasuk dengan pompa air milik Anda. Saat menyala bunyinya biasanya kencang tiba-tiba melemah. Akibatnya daya dorong atau daya isap pompa air menurun atau berkurang.

Pada situasi yang lebih parah, akibat sering turunnya daya listrik maka pompa ait lebih cepat panas dan pada suatu ketika berhenti bekerja.

"Solusinya gunakan alat yang mampu membuat daya listrik stabil," saran Anto.

Yang dimaksud Anto ialah stabilizer atau stavolt, yaitu alat penyetabil daya listrik. Dengan tambahan alat ini maka tegangan listrik di rumah Anda akan stabil di 220 volt.

2. Pipa Isap Terlalu Panjang

Mengapa pompa air diproduksi dengan beragam ukuran dan bentuk? Salah satu alasannya ialah karena penggunanya berbeda-beda. Bagi pemilik rumah petak kecil, mesin pompa air berukuran kecil sudah cukup.

Namun bagi pemilik kamar kos, yang dibutuhkan ialah pompa air yang lebih besar dengan daya sedot air dari sumur lebih kuat. Nah, mungkin Anda tidak tahu jika pompa air memiliki kemampuan yang berbeda dengan pipa isap yang dipasang padanya.

"Sebaiknya tanyakan dahulu kepada toko tempat Anda membeli pompa air. Berapa maksimal panjang pipa isap yang bisa masuk ke sumur?" kata Anto.

Ditambahkannya, bila daya isap pompa semakin tinggi maka panjang pipa isap yang disarankan yang semakin pendek. Teori ini sangat bermanfaat ketika Anda terpaksa memasang pompa air yang jauh dari permukaan air. 

Kalau pabrik sih pinginnya pompa air Anda dipasang sedekat mungkin dengan air. Persoalannya kalau sumber ainya sumur umum maka bisa-bisa kacau masalahnya. Tetapi benar, jika pompa air dekat sumur maka ia bisa memaksimalkan daya dotong air yang keluar ke dalam rumah.

Jika masalahnya adalah pipa isap terlalu panjang, solusinya ialah buatkan rumah buat pompa air dekat sumber air. Bahkan jika perlu, posisikan pompa air di atas permukaan air sumur. Hati-hati, jika ini keputusan Anda harus menggunakan tali yang sangat kuat.

Anda harus pikirkan bahayanya. Kalau ada kabel terkelupas dan tak sengaja mengenai Anda, maka bisa menjadi musibah. Demikian juga jika air sumur tiba-tiba naik karena habis hujan dan Anda lupa menaikkan ketinggian pompa yang digantung pakai tali.

3. Ukuran Pipa Isap Terlalu Kecil

Coba cek pipa isap yang terpasang di pompa air Anda. Apabila menggunakan pipa isap dengan ukuran diameter kurang dari 1 inchi, besar kemungkinan air yang dikeluarkan dari pipa ke rumah Anda besarnya juga tidak maksimal.

Secara otomatis, bila pipa isapnya kecil maka kemampuan mengisao airnya juga kecil. Akibatnya sangat jelas, air yang dikeluarkan oleh mesin pompa air semakin kecil. 

Nah, cara memperbaiki jet pump keluar air kecil karena persoalan ini ialah mencoba mengganti pipa isap dengan ukuran yang disarankan oleh pabriknya. Bahkan Anda bisa menggunakan pipa yang ukuran diameternya setengah kali lebih besar dari ukuran aslinya. Lantas tas hasilnya.

4. Tusen Klep Tersumbat

tusen-klep-pomp-air

Dari tadi kok sibuk ngurus pipa ya hehe. Nah, yang keempat penyebab pompa air keluarnya kecil ialah ada yang tersumbat. Sesuatu yang menyumbat acapkali menimbulkan ketidaknyamanan. Hidung yang tersumpat, selokan yang tersumbat penyebab banjir.

Kalau tusen klep pada pompa air yang tersumbat mengakibatkan aliran air dari keran hanya crit crit. Kalau mengalir juga lebih sering tidak lancar. Tusen klep memiliki fungsi seperti Chek Valve. 

Ketika pompa air mati, tusen klep akan tertutup dikarenakan spring serta tekanan balik air pada jalur pipa isap tersebut.

Sementara saat pompa air dinyalakan, maka akan muncul daya isap yang mengakibatkan tusen klep akan terbuka. Hal inilah yang memungkinkan air yang ada di sumur bisa diangkat naik ke permukaan.

Tusen klep dilengkapi sejumlah bagian, termasuk filter yang tugasnya menyaring kotoran dari dasar sumur. Bayangkan jika tusen klep kotor, maka akan menyumbat aliran air. 

Solusinya jelas, membersihkan tusen klep secara berkala. Menurut Anto, pengecekan tidak harus seminggu sekali. Bisa dicoba memantau dan mengecek kondisi tusen klep pompa air tiga bulan sekali.

"Jangan tiga tahun sekali," seloroh Anto.

5. Pipa Output Terlalu panjang

Penyebab pompa air keluarnya kecil terakhir ialah pipa output yang terlalu panjang. Sangking panjangnya sampai melebihi apa yang sudah disarankan pabrik pembuat pompa airnya. Karena semakin panjang pipa output atau head pompa maka debit air yang dihasilkan juga semakin kecil.

Persoalan ini dapat Anda atasi dengan menggunakan pipa output yang mempunyai panjang sesuai spesifikasi pabrikan. Dan tempatkan tangki penampungan air dengan jarak dari pompa masih dalam batas kewajaran.

Meski punya pipa panjang, jangan gunakan pompa air ke dalam rumah secara langsung. Hal ini hanya mengakibatkan panjang dari pipa output dapat melebihi ketentuannya. Alih-alih aliran airnya menjadi deras, malah usia mesin pompa air Anda cepat wassalaam.

Itulah tadi penjelasan tentang hal-hal yang menjadi penyebab pompa air keluar kecil dan cara mengatasinya. Sekarang kini Anda tahu, ada banyak hal yang mengakibatkan aliran air di rumah Anda kecil, tersendat dan sering mati.

Penjelasan di atas sudah dibagi per penyakitnya, dengan penangannya masing-masing. Jangan dibolak-balik. Semoga artikel ini berguna. ***

0 Response to "Ketahui 5 Penyebab Pompa Air Keluar Kecil dan Penanganannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel