Shodaqoh Hari Jumat, Arti, Jenis dan Keutamaannya

shodaqoh-hari-jumat-12921

Shodaqoh hari Jumat banyak dilakukan orang islam karena pahalanya yang berlipat dibadingkan dengan hari lainnya. Padahal shodaqoh hari apapun sudah dianggap baik, maka jika dilakukan pada hari Jumat lebih baik lagi.

Keutamaan hari Jumat sendiri banyak diriwayatkan dalam hadis, salah satunya HR Muslim. Bunyinya: Salamah dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda “Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jumat. 

Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa dimana tidak seorangpun berdoa kecuali Dia akan mengabulkan doa itu.”

Pengertian Shodaqoh

Untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu shodaqoh, pahami dahulu jika ini satu amalan yang sangat dicintai dan disenangi oleh Allah SWT. Biasanya sedekah ini dilakukan oleh seseorang atau lembaga tertentu yang tujuannya sebagai kemaslahatan orang yang disedekahi.

Dan yang harus kalian camkan, shodaqoh bukan hanya dalam bentuk materi. Bantuan nomateri yang akan bisa membuat orang lain terbantu juga merupakan shodaqoh.

Secara ringkas dapat disebutkan jika shodaqoh ialah salah satu amalan seorang muslim yang dilakukan dengan cara mengeluarkan apa yang dia miliki. Aktivitas ini harus dilakukan dengan sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu.

Menurut peraturan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nomor 2 tahun 2016, dicantumkan shodaqoh (sedekah) adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.

Dikutip dari wujudaksinyata.org, shodaqoh adalah mengamalkan atau menginfakan harta di jalan Allah. Namun, kegiatan ini bukan hanya semata-mata menginfakan harta di jalan Allah atau menyisihkan sebagian uang pada fakir miskin, tetapi sedekah juga mencakup segala macam dzikir (tasbih, tahmid, dan tahlil) dan segala macam perbuatan baik lainnya.

Adapaun pengertian shodaqoh menurut KBBI pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, diluar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. 

Pengertian secara umum sedekah adalah mengamalkan harta di jalan Allah dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan, dan semata-mata mengharapkan ridha-Nya sebagai kebenaran iman seseorang. Istilah lain sedekah adalah derma dan donasi.

Sementara dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 245 dapat dikatakan sebagai keutamaan shodaqoh. Ayat ini mengandung arti: 

Barang siapa yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya dijalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan.

Shodaqoh Hari Jumat

Shodaqoh termasuk di hari Jumat menjadi salah satu amalan yang dicintai Allah SWT. Selain itu, apabila bersedekah Allah juga akan menghapus dosa yang telah diperbuat sebagaimana yang terkandung dalam Surat Al-Baqarah ayat 271.

Ayat ini mengandung arti: Jika kamu menampakkan shodaqoh-shodaqohmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan.

Sebuah hadist dari Riwayat Tirmidzi juga dituliskan jika sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.

Sementara mengerjakan sesuatu yang menjadi perintah Allah SWT tentu akan mendapatkan pahala yang melimpah. Hal tersebut tertuang dalam Alquran surat Al-Hadid ayat 18 yang artinya sesungguhnya orang-orang yang bershodaqoh baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.

Seperti disinggung di atas, bershodaqoh hari apa saja juga baik. Namun melakukannya di hari yang dianjurkan sering menjadi alasan banyak orang Islam. 

Hal ini tertuang dalam hadist riwayat Abi Syaibah: Shodaqoh itu dilipatgandakan pahalanya pada hari Jumat (yakni bila shodaqoh itu pada hari Jumat, maka pahala berlipat ganda dari hari-hari lain).

Rasulullah SAW sendiri mengajak umatnya untuk banyak melakukan kebaikan sebelum salat Jumat tanpa diketahui banyak orang. 

"Saya pernah melihat Ibnu Taimiyah apabila beliau berangkat jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau shodaqohkan kepada orang di jalan dengan diam-diam," katanya.

Shodaqoh Hari Jumat, Pahalanya Luar Biasa

Berikut ini adalah sejumlah keutamaan bershodaqoh hari Jumat yang dirangkun dari berbagai sumber:

1. Membuka Pintu Rezeki

Sebagian orang ada yang merasa bahwa dirinya tidak perlu shodaqoh karena tidak punya harta. Atau bahkan, ada juga orang yang enggan sedekah karena takut hartanya habis. Padahal sedekah inilah yang sebetulnya bisa membuka semua pinta rezeki.

Orang yang asalnya tidak punya apa-apa, tapi dia dengan ikhlas bershodaqoh, maka akan Allah cukupkan segala kebutuhannya. Bahkan mendatangkan rezeki dari pintu mana saja yang tidak pernah diduga olehnya saat sebelum-sebelumnya.

Seperti kata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

“Barangsiapa yang orientasinya adalah urusan akhirat, niscaya Allah meletakkan kekayaannya di dalam jiwanya. Sebagaimana Allah juga akan menyatukan urusannya dan kekayaan dunia akan menghampirinya dengan mudah. Namun sebalikya, orang yang orientasinya adalah urusan dunia, niscaya Allah jadikan kemiskinannya ada di depan matanya. Sebagaimana Allah juga mencerai-beraikan urusannya dan tiada kekayaan dunia yang menghampirinya selain yang telah Allah tentukan untuknya.” (HR. At Tirmidzi)

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwasannya orang selalu mengorientasikan hidupnya untuk urusan akhirat dan membelanjakan hartanya untuk kebaikan termasuk sedekah, maka Allah akan senantiasa meletakan harta dan kekayaan di dalam jiwa orang tersebut. Bahkan apapun yang dibutuhkan dan kekayaan dunia apapun akan mudah didapatkan berkat bantuan Allah.

2. Pahalanya Dilipatgandakan

Seorang muslim yang bershodaqoh hari Jumat akan mendapatkan pahala yang dilipatgandakan. Mengutip apa yang ditulis Islam.nu.or.id, dalam bab Hal-hal yang Diperintahkan di Hari dan Malam Jumat pada Kitab Al-Umm, Imam al-Syafi’i meriwayatkan sebagai berikut:

"Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah bersabda, 'Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya shalawat itu tersampaikan dan aku dengar'. Nabi bersabda, 'Dan di hari Jumat pahala bershodaqoh dilipatgandakan'." (Imam al-Syafi’i, al-Umm, juz 1, hal. 239)

3. Seperti Bulan Ramadhan

Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyah pernah berkata tentang keutamaan sedekah pada hari Jumat. Beliau berkata:

"Keutamaan sedekah di hari Jumat dibanding semua hari dalam sepekan seperti keutamaan sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya."

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh dengan keberkahan. Banyak umat Islam yang berlomba-lomba melakukan amalah sholeh dan juga melakukan ibadah pada bulan ini. Termasuk ketika melakukan shodaqoh di bulan Ramadhan, maka pahalanya akan berlipat-lipat.

Pasalnya dengan melakukan sedekah pada hari Jum’at pun, kita sudah bisa mendapatkan ganjaran yang sama seperti bershodaqoh di bulan Ramadhan. Hal ini sesuai dengan salah satu hadits.

Di mana Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya shodaqoh pada hari Jum’at itu memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya. Shadaqah pada hari itu dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, seperti shodaqoh pada bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya.” Zaadul Ma’aad (I/407)

4. Didoakan Malaikat

Apabila seorang muslim bershodaqoh di hari Jumat pagi, maka dirinya akan mendapatkan keutamaan seperti sabda Nabi Muhammad SAW.

"Setiap pagi hari di mana para hamba berada di dalamnya, ada dua malaikat yang turun seraya malaikat pertama berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi orang yang bershodaqoh ganti. Dan malaikat satunya lagi berdoa; ‘Ya Allah, berikanlah bagi yang tidak mau bershodaqoh (pelit) kebinasaan." (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Membawa Syafaat di Hari Akhir

Siapa yang tidak ingin mendapat syafaat atau pertolongan ketika hari akhir tiba? Pada dasarnya, hari akhir atau hari kiamat adalah sebuah kepastian. Tentunya, hari ini sudah dipastikan akan datang meskipun tidak ada yang tahu kecuali Allah SWT saja.

Meskipun kita tidak tahu kapan datangnya hari kiamat ini, sebaiknya kita harus senantiasa mempersiapkan segala amal kebaikan dan amal shaleh agar terbebas dari siksaan yang pedih. Banyak sekali amalan yang bisa dilakukan agar kita bisa tertolong ketika hari kiamat tiba. Salah satunya adalah dengan sering melakukan shodaqoh. Khususnya bersedekah pada hari Jum’at.

Ibnu Khuzaimah pernah menyebutkan: “Naungan orang mukmin pada hari Kiamat kelak adalah shodaqohnya” Hasan: Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, dinilai shahih oleh al-Albani yang terdapat dalam kitab Shahiih at-Targhiib (no. 872).

Dalam hadits tersebut sudah jelas bahwasannya ketika hari kiamat tiba, salah satu hal yang bisa menaungi umat Muslim adalah shodaqoh. Sehingga ketika kita senantiasa bershodaqoh, terlebih dengan tulus dan ikhlas, hanya semata-mata mengharap ridha Allah, maka Allah pun akan rida terhadapnya

Macam-macam Shodaqoh

Nah apakah hanya uang yang bisa menjadi shodaqoh? Ternyata bukan teman-teman, ada beragam jenis shodaqoh yang sesuai dengan kemampuan kita.

1. Tasbih, Tahlil, dan Tahmid

Dari Bunda Aisyah r.a, bahwasanya Rasulullah SAW. Berkata, “Bahwasanya diciptakan dari setiap anak cucu Adam tiga ratus enam puluh persendian. Maka barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertasbih, beristighfar, menyingkirkan batu, duri, atau tulang dari jalanan, amar ma’ruf nahi mungkar, maka akan dihitung sejumlah tiga ratus enam puluh persendian. Dan ia sedang berjalan pada hari itu, sedangkan ia dibebaskan dirinya dari api neraka.” (HR. Muslim).

2. Menafkahi Orang yang Membutuhkan

Hal ini sebagaimana diungkapkan dalam sebuah hadits: Dari Al-Miqdan bin Ma’dikarib Al-Zubaidi ra, dari Rasulullah saw. Berkata, “Tidaklah ada satu pekerjaan yang paling mulia yang dilakukan oleh seseorang daripada pekerjaan yang dilakukan dari tangannya sendiri. 

Dan tidaklah seseorang menafkahkan hartanya terhadap diri, keluarga, anak dan pembantunya melainkan akan menjadi shodaqoh.” (HR. Ibnu Majah).

3. Shodaqoh Materi

Shodaqoh tidaklah mengurangi harta. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim). 

Meskipun secara bentuk harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak seperti dalam firman Allah dalam Surah Saba: “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezki sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39). 

Semoga artikel tentang Shodaqoh Hari Jumat, Arti, Jenis dan Keutamaannya ini bermanfaat buat kalian. Jika kalian mencari doa pembuka rezeki yang mudah dihafal, klik saja tautannya.  ***

0 Response to "Shodaqoh Hari Jumat, Arti, Jenis dan Keutamaannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel