Sejarah Motor King, Periode RX-Z Sampai New RX-King

motor-king-5
Foto - tangkapan layar youtube reksa hadiyawinata

Pada artikel pertama sudah kita kupas habis Yamaha RX 100 (1977), RX 125 (1979), RX-K (1980), RX-S (1981), RX Special (1983) dan Yamaha RX King Cobra (1983).

Selebihnya, masih ada beberapa jenis lagi. Ini adalah tulisan kedua dari Generasi Motor King di Indonesia.

Oke teman-teman semua, langsung saja kita lanjutkan pada urutan ke-7 serial Motor King.

7. Yamaha RX-Z (1985)

Bisa dikatakan jika RX-Z dan RX-King tak ubahnya saudara sekandung. Namun demikian mereka memiliki jalan hidup yang berbeda. 

Panjang langkah silinder RX-Z 56 x 54 mm, sementara RX-King 58 x 50 mm. Karena perbedaan yang mencolok ini, RX-Z pun menyandang gelar yang lumayan gahar, yakni Sang Penjelajah.

Dia pantas disebut demikian lantaran memiliki tarikan yang panjanag kalau diajak ngebut.

RX-Z juga dinilai lebih keren pada tampilan kedok lampu, undercowl, sampai model knalpotnya. Bagian itu memang terkesan lebih modern dan racy ketimbang milik RX-King.

Dan yang perlu kalian ketahui, ternyata ada versi full fairing dari RX-Z yang diberi nama Yamaha RZ-R.

8. Yamaha RX-R (1988)

Kok sepertinya nggak banyak ya yang mengupas atau membicarakan motor King RX-R ini? Tidak salah, bukan karena malas membicarakannya, melainkan jumlahnya nggak banyak di jalanan Indonesia.

Padahal desainnya setali tiga uang lho dengan RX-King, namun karena spesifikasinya beda maka RX-R kalah jauh dibandingkan kompetitornya. 

Sangat disayangkan sebenarnya karena mengusung mesin 115 cc yang mirip dengan Yamaha RX-Special. Kekuatan ini dibilang nanggung.

Kelebihannya, motor ini banyak dicari para kolektor yang bersedia membayarnya dengan harga tinggi. Motor ini memang harganya spesial mengingat langkanya di Indonesia.

9. Yamaha RX-King Master (1996)

Dilihat dari bentuk fisiknya, motor King jenis ini nggak jauh beda dengan RX-King Cobra. RX King generasi pertama muncul tahun 1983 atau biasa disapa RX King Cobra.

Kehadiran RX King Cobra menjadi motor terkencang versi 2 tak. Setelah lebih dari 10 tahun, RX King Cobra digeser oleh RX King Master.

Tahun 1996, RX King Master resmi dijual dengan spesifikasi yang lebih komplit dan modern.

Perbedaan RX King Master dengan RX King Cobra terdapat pada kode mesin. Kode blok mesin Y1 atau Y2 terdapat di King Cobra sementara King Master berkode mesin Y1-74.

Sticker tangki RX-King Master berdesain sederhana, Footstep boncenger terpisah dari swing arm, Desain bak kopling dan magnet sama dengan RX King Cobra.

10. Yamaha New RX-King (2002)

Nah, sampailah kita pada jenis RX-King yang paling buncit diproduksi lalu dihentikan karena regulasi emisi. Sebenarnya produk ini sudah dilengkapi catalytic converter pada knalpotnya sehingga emisinya bisa ditekan.

Lantaran ada catalytic converter itulah asapnya tidak ngebul seperti generasi lamanya, sehingga sering dikatakan RX-King empat tak karena tak ada asapnya.

Yang berbeda pada motor ini, ia memiliki bentuk lampu bulat. Padahal sebelumnya RX-King terkenal kotak bentuk lampunya. Desain knalpotnya juga berbeda karena dilengkapi peredam.

Pemilik motor King jenis ini juga nggak sebanyak generasi sebelumnya.

Oke teman semua, demikian kupasan kita tentang sejarah Motor King di Indonesia, semoga bermanfaat. ***

0 Response to "Sejarah Motor King, Periode RX-Z Sampai New RX-King"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel