Pinjaman Online Tidak Resmi, Berikut Ciri-cirinya

pinjaman-online-tidak-resmi

Perkembangan dunia informasi telekomunikasi mendorong manusia juga lebih pintar menciptakan peluang usaha. Termasuk diantaranya pinjaman online tidak resmi yang mencari mangsanya lewat internet.

Jika tidak cermat saat memilih pinjaman, bisa jadi kalian akan terjebak dalam permainan pinjaman online tidak resmi. Tentu saja ada banyak perbedaannya dengan yang resmi.

Bagi yang melek informasi, tentu akan bisa memilah mana yang resmi dan tidak. Namun tidak semua warga bisa melakukannya , karena masih saja ada yang berpikir jika semua yang ada di internet itu benar.

Belajar dari banyak pengalaman, pinjaman online tidak resmi masih ada bahkan sampai sekarang. Bukankah bukan sekali dua kali ada berita di televisi banyak warga mengadu setelah tertipu pinjaman online abal-abal.

Ciri-ciri Pinjaman Online Tidak Resmi

Beberapa hal di bawah ini bisa menjadi pertimbangan bagi kalian untuk menggunakan atau tidak menggunakan jasa pinjaman online. Bacalah dengan seksama agar terhindar dari tipu daya orang orang yang tak bertanggung jawab.

Ciri-ciri pinjaman online yang nggak benar diantaranya seperti tertulis dalam penjelasan di bawah ini.

Terdaftar di OJK atau Nggak?

Harus kalian ketahui ya sobat, sektor apapun itu yang menjalankan kegiatan keuangan, ternasuk pinjaman online, harus dan wajib mendaftarkannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nah, cek saja nama pinjaman online yang menawarkan berbagai kemudahan kepada kalian. Jangan langsung gelap mata begitu mendapatkan SMS berisi link pinjaman online.

Caranya sangat mudah, buka saja laman resmi OJK lalu tuliskan nama peinjaman online tadi. Bila ditemukan namanya, maka kalian bisa melanjutkan keinginan untuk meminjam uang secara cepat tanpa seribet kalau offline.

Kalian juga bisa membuka-buka halaman website atau aplikasi pinjaman online. Biasanya yang resmi pasti mencankam logo OJK di beberapa bagiannya.

Nah, takutnya penipu sekarang sudah semakin berani. Mereka akan berani menaruh logo OJK di laman mereka meski bukan termasuk pinjaman online resmi. Yang paling aman ya mengeceknya di laman OJK.

Bagaimana Identitasnya? Kredibel Nggak?

Sebuah usaha yang benar pasti akan memberikan segala informasi (yang bukan rahasia) kepada masyarakat agar mendapatkan kepercayaan.

Pemiliknya akan membangun kantor, papan nama, ada peralatan kerja, ada nomor telepon kantor, ada pegawai dan fasilitas lain.

Nah, hal-hal seperti itu seyogyanya juga harus ada di pinjaman online. Pinjaman online tidak resmi tidak akan memiliki informasi selengkap yang resmi. Kalian harus benar-benar menjelajahi halaman demi halamannya.

Jika perlu kalian harus mendapatkan review dari pinjaman online tersebut. Jika reviewnya bagus dan ada testimoni bahwa itu pinjaman online resmi, kalian bisa melanjutkan dengan komunikasi yang lebih jauh.

Tetapi kalau kalian tanyakan banyak hal dan mereka mbulet, muter muter seperti gasing, tandai itu sebagai pinjaman online tidak resmi.

Untuk pinjaman yang tidak resmi atau ilegal, biasanya tidak memberikan informasi secara menyeluruh atau komplit. Karenanya, jangan terlalu terburu-buru untuk melakukan pinjaman, apabila ceroboh akan mendapatkan kerugian.

Berapa Sih Suku Bunganya?

Nah, yang ini juga penting buat kalian. Jika terpaksa harus berurusan dengan penjaman online usahakan untuk mengetahui berapa suku bunga yang harus kalian tanggung.

Pada pinjaman online resmi, berdasarkan hasil browsing, suku bunganya tertera pada rate 0,05 sampai 0,08 per harinya. 

Nah, kalau ada yang nawarin segala kemudahan dan bla bla bla sementara informasi mengenai berapa suku bunganya disembunyikan rapat-rapat, waspada!

Perusahaan pinjaman online yang tidak resmi, biasanya tidak memberikan informasi yang jelas dan bahkan tertutup untuk mendapatkan informasi mengenai suku bunganya. 

Nagihnya Cara Preman, Nggak?

Utang sudah pasti memiliki kewajiban untuk membayarnya. Demikian juga jika pinjam di pinjaman online, kalian akan berhadapan dengan para penagih atau debt collector meski online.

Rasakan saja dari awal komunikasi, apakah ada kesan preman-premannya saat kalian nanya ini itu soal duit yang akan kalian pinjam.

Pada aplikasi pinjaman online resmi akan melakukan proses penagihan yang sesuai dan tepat. Jika kalian terlambat melakukan pembayaran, maka pihak perusahaan menunggu waktu selama 90 hari untuk menghapus dan blacklist nasabah yang tidak kunjung membayar.

Sementara untuk perusahaan pinjaman online tidak resmi, akan mendapatkan cara yang jauh dari kata sopan, elegan apalagi menyenangkan. Pernah dapat telepon dari penipu yang kalian kerjai? Apa jawaban dan perkataan mereka di ponsel? Ngeriii...

Butuh Info Lengkap, Nggak?

Jika kalian berhubungan dengan perusahaan atau aplikasi pinjaman online yang hanya meminta nomor telepon untuk proses pengajuan dana, harusnya muncul rasa curiga.

Karena hal yang mendasar dan membedakan antara yang resmi dan tidak resmi itu adalah dari proses pengajuan pinjaman. Untuk aplikasi resmi, akan memberikan dan meminta informasinya secara lengkap, baik itu identitas, gaji, dan jumlah pinjaman. 

Apabila salah satu syarat kalian gagal memenuhinya, maka pinjamanmu nggak agak diproses alias gagal.

Sementara pada pinjaman online tidak resmi, kadang bisa dimudahkan. Kalau bisa dibuat mudah, mengapa harus ribet hehehe. Mungkin begitu cara berpikir para pelakunya.

Informasi yang dibutuhkan oleh pinjaman online bisanya berkisar pada KTP, berusia 22 sampai 55 tahun, memiliki penghasilan tetap dan rekening bank yang aktif.

Demikianlah artikel tentang pinjaman online tidak resmi yang harus kalian waspadai. Semoga bermanfaat. ***

0 Response to "Pinjaman Online Tidak Resmi, Berikut Ciri-cirinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel