Kenapa Semut kalau Ketemu Salaman, Ini Alasannya

kenapa-semut-kalau-ketemu-salaman

Kalau membaca artikel ini, seharusnya kita manusia, yang dianggap mahluk mulia harus malu pada binatang kecail bernama semut. Kenapa semut kalau ketemu salaman?

Hehe jadi ingat lagu Semut Hitam yang dinyanyikan Achmad Albar bersama grup musik God Bless. Begini liriknya: sementara yang namanya manusia, mahluk paling bijaksana.

Saya percaya banyak banget di antara kalian yang memiliki pertanyaan yang sama, kenapa semut kalau ketemu salaman? Padahal tinggal cari jawabannya di internet, pasti banyak yang menuliskannya.

Tetapiu begitulah kita, rasa malas mengalahkan rasa penasaran seperti itu. Atau mungkin bagi kalian googling untuk mencari jawaban atas pertanyaan soal semut adalah sesuatu yang nggak ada manfaatnya.

Mau itu lagi jalan di dinding yang vertikal, lantai yang rata, di gundukan tanah, sela-sela dedaunan, semut semut pasti berhenti lalu salaman. Sya kok nggak yakin saat salaman mereka nyeletuk begini: sudah ngopi belum?

Berbeda dengan kita, saat bertemu yang ditanyakan ya salah satunya sudah ngopi belum? Sampai ada yang membuat video pendek dengan tokoh orang orang yang sengaja dipilih, dari embah-embah hingga noni noni rupawan.

Kenapa semut kalau ketemu salaman yang pasti patut diteladani. Tetapi pasti sulit. Saya membayangkan begini, ada sekelompok orang yang sedang menarik balok kayu di permukaan tanah yang tidak rata.

Lalu saya berhenti dan menjulurkan telapak tangan saya untuk berjabat tangan. Mungkin saya dikejar mereka beramai-ramai karena dianggap menyindir dan sebagainya.

Kenapa Semut kalau Ketemu Salaman?

Yuk kita bahan alasannya. Kebetulan saya browsing di internet lalu ketemu Instagranya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Darui medsos inilah saya menemukan jawaban yang dibagikan untuk kalian supaya tahu.

Berikut ini adalah alasan mengapa semut selalu berhenti lalu salaman satu sama lain saat ketemu?

1. Hidup dalam satu Koloni

Semut hidup dan berkembang biak bersama ribuan semut lainnya. Semut umumnya tidak dapat melihat dan menghabiskan seluruh hidupnya dalam kegelapan.

Oleh karena itu, proses identifikasi dan kerja sama antarsemut dalam koloni yang sama menjadi sangat penting.

Cara semut untuk mengidentifikasi rekannya ialah dengan saling mencium bau masing-masing secara menyeluruh ketika berpapasan.

2. Berbagi Tugas untuk Mencari Makanan

Semut terbiasa berbagi tugas untuk mencari makanan. Jika di perjalanan seekor semut bertemu dengan rekan satu koloninya, mereka akan saling berbagi makanan dengan cara menusukkan antena di mulutnya ke mulut semut lain.

3. Mendeteksi Bahaya

Ketika semut berpapasan, mereka akan mendekatkan kepala satu sama lain untuk memastikan bahwa semut tersebut adalah koloninya.

Jika bukan, kedua semut akan segera mundur dan menyelamatkan diri. Penciuman semut mendeteksi penyusup sangat baik.

Nah itulah jawaban atas pertanyaan kenapa semut kalau ketemu salaman? Semoga bermanfaat ya sobat. 

Ternyata postingan ini banyak yang membalasnya. Salah satunya dari iwansukmanuricht.

Setuju, memang benar teorinya seperti itu. Tapi ada makna lain selain terori diatas, yakni kita diajarkan untuk menyapa atau mengucapkan salam bila bertemu orang, semut saja bisa menyapa semut yg lain, masak sih kita nggak bisa...hkhkhk, begitu tulisnya.

Baru Tahu Sekarang

Kan? Apa saya bilang, meski penasaran melihat perilaku semut nyatanya banyak yang ngaku tahu jawabannya setelah membaca penjelasannya di Instagram Kemdikbudristek.

"Akhirnya terjawab sudah rasa penasaran aku selama ini," pengakuan akun emanuelalfason.

Hal yang sama juga dikatakan akun atiariela," Baru tahu saya."

Dan akun lidiani_gusnita akhirnya justru kasihan sama semutnya.

"Bru tau semut gk bisa mlihat..ini lgi musim semut..suka jengkel apa2 dkerumuni..kasian jg tp klw hdup dlm kglapan," tulisnya.

Hal senada disampaikan akun nashwapkp12, "Baru tahu... Kirain semut berhenti bila bertemu teman itu bersalaman satu SM lain."

Nah, bagaimana dengan kalian? ***

0 Response to "Kenapa Semut kalau Ketemu Salaman, Ini Alasannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel