Cara Mencari Keyword Turunan untuk Artikel SEO

cara-mencari-keyword-turunan-1

Cara mencari keyword turunan wajib kalian lakukan jika tujuan kalian ngeblog ialah menghasilkan konten yang berkualitas. Konten yang menyodok di urutan satu Google di tengah persaingan saya sangat berat.

Selain kata kunci utama, kalian juga harus menggunakan kata kunci lainnya. Lantas, bagaimana cara mencari keyword turunan yang mudah?

Mungkin kalian bertanya untuk apa sih menggunakan keyword turunan dalam sebuah artikel? Sementara kalian sudah menggunakan keyword utama.

Oke, apakah kalian akan menggunakan satu keyword utama yang harus disebarkan di sejumlah tempat di artikel? Mungkin selesai urusan membuat artikel, namun bagaimana dengan variasi kata kuncinya yang dikaitkan dengan kalimat-kalimatnya?

Penggunaan kata kunci turunan akan membuat kalimatmu di blog lebih manis. Sebab tidak melulu menggunakan keyword yang sama berulang-ulang. Google juga akan melihatnya sebagai upaya yang alami, sementara pembaca nggak menyangka kalau artikel yang dibacanya sarat dengan SEO.

Jika mereka berah di halaman blog kalian, siapa yang diuntungkan di sini? Pasti kita sebagai bloggernya.  

Cara Mencari Keyword Turunan

Bisa nggak sih yang baru pemula ngeblog mencari keyword turunan? Jawabannya sangat bisa asalkan kalian membaca penjelasan di bawah ini dengan sangat teliti. Kalau mau pakai kata kunci yang sederhana, bisa hanya dengan melakukannya di Google Search.

Yang harus kalian camkan, memang agak membutuhkan waktu menemukan keyword turunan, namun lebih baik ketimbang artikelmu dicap Google sebagai terlalu banyak menggunakan kata kunci dan terjabak dalam pelanggaran keyword density.

Menggunakan Ubersuggest

Ubersuggest adalah tools yang diciptakan Neil Patel yang bisa digunakan untuk tujuan ini. Jangan khawatir tool ini bersifar gratis jadi kalian nggak perlu mengeluarkan uang.

Tools ini tak hanya berguna untuk mencari volume dan persaingan kata kunci saja, tetapi juga menampilkan beberapa kata kunci turunan.

Pada kotak yang disediakan ketikkan saja kata kunci yang ingin kalian bidik, tunggu sampai sistemnya mencari mangsanya di Google dan nggak butuh lama akan keluar hasilnya.

Keyword turunannya ada di bagian keyword ideas. Soal jumlahnya bisa sangat beragam. Ada yang banyak karena volume pencariannya banyak, sedang atau sedikit.

Kalau kata kunci yang kalian masukkan tidak banyak dicari orang di internet, dipastikan pada keyword ideas akan muncul kata kunci turunannya sedikit.

Namun yang harus diingat, Ubersuggest hanya bisa digunakan untuk mencari maksimal 3 kata kunci dalam sehari. Kalau ingin lebih banyak mencarinya, ya harus membayar dahulu.

Menggunakan Keyword Tool

Tool ini pernah sangat populer, namun bisa tetap kalian gunakan hingga saat ini. Tinggal masuk ke lamannya, seperti juga ubersuggest.  Tampilan Keyword Tool sangat sederhana, didominasi warna putih.

Bahkan oleh kreatornya terus dilakukan perbaikan. Sekarang bukan hanya kata kunci untuk penelusuran Google yang bisa dicari, melainkan juga untuk YouTube, Bing, Amazon, eBay, Play Stotem, Instagram dan Twitter.

Kalian tinggal memasukkan ke kotak yang bertuliskan type a keyword and press enter. Sementara di kotak sebelah kanannya adalah pilihan bahasa yang bisa kalian seting.

Dalam laman resminya diklaim penggunaan versi gratis tool ini mampu menghasilkan 750-an saran kata kunci turunan untuk setiap istilah pencarian. JUga dikatakan sangat andal karena berfungsi 99,99 Persen saat digunakan.

Yang membuat banyak blogger menggunakan Keyword Tool ialah, ia bisa digunakan meski tanpa melakukan registrasi atau pendaftaran.

Namun, kalau kalian memang benar-benar meriset kata kunci, gunakan yang berbayar. Sebab jika menggunakan versi gratisnya hasil pencarian tanpa disertakan volume pencarian. Nah, malah bingung kalian.

Menggunakan LSI Graph

Cara mencari keyword turunan lain ialah dengan menggunakan lsigraph yang bisa diakses melalui laman dengan nama yang sama. Selain mencari dan menemukan Keyword turunan, tools ini juga berguna untuk riset kata kunci sama seperti ubersuggest.

Sama juga dengan dua keyword tools sebelumnya, jika menggunakan veris gratisnya memiliki banyak keterbatasan. Kalau dari penggunaannya sangat mudah memasukkan rencana kata kunci di sebelah kiri lalu klik tombol generate di sebelah kanan.

Disebutkan di laman lsigraph, kata kunci lsi adalah kata kunci yang secara semantik terkait dengan kata kunci target atau permintaan pencarian. Ini membantu mesin pencari untuk memahami topik konten web secara menyeluruh.

Menggunakan Google Keyword Planner

Jangan bosan membaca salah satu produk Google ini sering nongol, karena ia juga bisa digunakan untuk mendapatkan keyword turunan. Hanya, sebagian warganet mengatakan sulit untuk mendaftar di sini secara gratis.

Yang justru sering terjadi ialah salah proses atau tahapan sehingga Google menganggap kalian adalah pemasang iklan sehingga akan ada tagihan jumlah uang yang harus dibayarkan atas iklan  yang kalian buat.

Memang sebenarnya Google Keyword Planner ini untuk para pemasang iklan biar bisa survei apakah iklan yang dipasangnya akan efektif atau nggak. Namun kemudian para blogger menggunakannya untuk riset kata kunci.

Google Keyword Plannet juga bisa kalian manfaatkan sebagai tempat mencari golden keyword.

Tools Lainnya

Yang di atas saya tulis hanya sedikit dari sekian banyak keyword tools yang bisa kalian gunakan. Belum tentu antara satu blogger dengan lainnya memiliki tempat mencari kata kunci yang sama.

Setiap produk pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, demikian juga dengan keyword tool ini.

Nama lain yang juga nggak kalah populer untuk menerapkan cara mencari keyword turunan ialah ahrefs, wordtracker, semrush, keywordtooldominator dan sebagainya.

Demikianlah cara mencari keyword turunan yang bisa kalian praktikkan. Semoga berhasil dan selamat mencoba. ***

0 Response to "Cara Mencari Keyword Turunan untuk Artikel SEO"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel