Khasiat Jahe Merah, Cara Konsumsi, Memilih dan Menyimpan

khasiat-jahe-merah

Khasiat jahe merah ialah mampu menghangatkan tubuh sehingga apapun jenis olahannya sangat digemari masyarakat Indonesia. Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, jahe yang dibuat minuman rempah semakin banyak dikonsumsi.

Menurut Desi, seorang penjual bubuk jahe merah merek Baderi, produk olahan tangannya cukup laku saat ini. Sebelum dijual dalam kemasan botol seperti sekarang ini, ia menjualnya degan saset.

Hampir setiap hari ia mengantarkan pesanan warga Tanjungpinang, Kepri, yang memesannya melalui online. Desi sendiri menggunakan platform media sosial untuk memasarkan produknya.

Memiliki rasa pedas, jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) digolongkan dalam kategori tanaman obat. Bentuknya berwarna merah dan ukurannya lebih kecil dari jahe putih/kuning (jahe badak). 

Khasiat Jahe Merah

Ada banyak khasiat yang bisa dirasakan manusia ketika mengonsumsi olahan jahe merah ini. Disarikan dari berbagai sumber, berikut penjelasannya satu-persatu.

1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Masteria Yunovilsa Putra menjelaskan dalam website lipi.go.id, mengonsumsi jahe merah merupakan upaya mencegah penyakit. Hal ini disebabkan meningkatnya daya tahan tubuh. 

Gingerol dan shogaol adalah kandungan dalam jahe merah yang memiliki hubungan erat dengan efek immunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Mengurangi Peradangan

Jumlah ekstrak yang lebih tinggi, bau dan rasa jahe merah lebih pedas dibanding jahe putih besar atau kecil. Akibatnya, kandungan gingerol pada jahe merah juga lebih tinggi.

Kandungan gingerol dari jahe merah, atau jenis lainnya, memiliki khasiat antiperadangan untuk tubuh. Merujuk pada riset berjudul Red Ginger (Zingiber Officinalevar. Rubrum): Its Chemical Constituents, Pharmacological Activities and Safety dituliskan jika aktivitas antiperadangan jahe merah mampu mengurangi nyeri hingga 50%.

3. Memperbaiki Gairah Seksual 

Sudah lama warga meyakini kegunaan jahe merah untuk memperbaiki kualitas gairah seksual kaum pria. Dilansir dari Benefits Of (benefits-of.com), manfaat jahe merah berguna untuk meningkatkan kesuburan pria. Hal ini disebabkan banyaknya antioksidan dan kemampuan aktivitas androgenik yang terkandung dalam jenis rempah ini. 

Peneliti UGM dari Fakultas Farmasi menemukan bahwa minyak esensial jahe merah memiliki efek afrodisiak. Namun efek ini disebut belumlah sekuat pasak bumi. 

Afrodisiak adalah zat kimia yang digunakan merangsang daya seksual dengan cara meningkatkan serta melancarkan sirkulasi aliran darah dalam tubuh. Bila peredaran datah meningkat, dimungkinkan aliran darah di daerah lemin juga meningkat dan membuat pria mengalami ereksi.

4. Mencegah Masalah Pencernaan

Dalam tubuh kita terdapat bakteri baik dan jahat. Salah satu khasiat jahe merah ialah kemampuannya melawan serangan bakteri jahat dan melindungi bakteri baik dalam sistem pencernaan manusia.

Tidak ada salahnya mencoba mencampurkan jahe merah pada makanan sehari-hari. Maka tubuh kalian akan menghangat sehingga mampu mengurangi dampak flu atau pilek yang sedang menyerang. Bahkan, menambahkan jahe merah dapat mencegah dari keracunan makanan.

Dikutip dari Hello Sehat, ekstrak jahe merah dapat melindungi sistem pencernaan dari bakteri, sehingga dapat membantu mencegah masalah pencernaan.

5. Menurunkan Berat Badan

Jika kalian mencari cara menurunkan berat badan, cobalah untuk mengonsumsi jahe merah secara rutin. Tidak perlu khawatir karena jenis rempah ini mengandung sedikit kalori. Jadi, cukup aman jika dikonsumsi secara rutin. Namun, pastikan untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.

6. Mengurangi Nyeri Otot dan Sendi

Melansir dari Benefits Of (benefits-of.com), nyeri otot yang dirasakan atlet berkurang setelah mengonsumsi ekstrak jahe merah selama 10 hari. Selain meredakan nyeri otot, jenis rempah itu juga berguna untuk mengurangi gejala osteoartritis.

sticker_siluet

Penelitian lain yang diterbitkan oleh American College of Rheumatology juga membuktikan bahwa ekstrak jahe dapat membantu mengurangi gejala osteoarthritis, seperti nyeri otot. 

Salah satu penelitian lain bahkan menyebut bahwa jahe lebih efektif mengurangi peradangan di dalam tubuh ketimbang obat antiinfalamsi non streoid (NSAID). Selain itu, jahe merah juga diyakini mengandung oleoresin yang lebih tinggi dari jahe lainnya, di mana oleoresin juga dapat bekerja sebagai antiperadangan.

7. Menjaga Kesehatan Jantung

Jumlah kolesterol dan trigliserida yang tidak terkontrol dapat membahayakan kondisi kesehatan jantung. Maka dari itu, mengonsumsi jahe marah diharapkan mampu menurunkan jumlah kolesterol dan trigliserida sehingga kondisi kesehatan jantung bisa lebih terjaga.

Namun khasiat jahe merah untuk menjaga kesehatan jantung ini masih memerlukan kajian mendalam oleh para ahli yang berkompeten di bidangnya.

8. Mengatasi Asam Urat 

Fungsi jahe merah berikutnya ialah mengatasi arthritis gout alias penyakit asam urat. Asam urat muncul ketika terjadi penumpukan di persendian, sehingga menyebabkan peradangan dan nyeri.

Jahe merah dapat membantu mengurangi peradangan di sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan memperlancar sirkulasi darah. Alhasil, tingkat asam urat yang semulanya tinggi bisa berangsur-angsur menurun ke dalam tahap yang normal. 

International Journal of Scientific dan Technology pada tahun 2017 mengumumkan hasil penelitian bahwa kompres jahe merah yang dilakukan sehari sekali secara rutin dapat membantu mengurangi skala nyeri asam urat yang dialami pasien lansia. 

Meski terbukti membantu menurunkan kadar asam urat yang tinggi dalam tubuh, masih dibutukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas sekaligus indikator yang lebih mendetail guna memastikan manfaat jahe merah yang satu ini.

9. Mengurangi Morning Sickness

Kali ini dikutip dari SehatQ, minum air rebusan jahe merah mampu mengatasi mual baik karena mabuk laut, pascaoperasi, maupun kemoterapi. Berdasarkan penelitian juga, air jahe efektif meredakan mual pada ibu hamil di trimester pertama alias morning sickness. 

Namun perlu diperhatikan dan ibu hamil perlu konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya. Tentang kepercayaan meminum air jahe saat hamil muda menyebabkan keguguran, hal ini masih perlu dikaji karena belum memiliki landasan yang ilmiah.

Membuat Wedang Jahe atau Sekoteng

Bukan baru-baru ini saja, sejak dahulu khasiat jahe merah sering dijadikan sebagai bahan dari alam untuk menyembuhkan berbagai penyakit. 

Dibaca dari Healthline jahe merah mengandung senyawa bioaktif yang baik bagi kesehatan terutama bagi sistem pernafasan manusia. Senyawa bioaktif tersebut terdiri dari gingerol dan shogaol yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan.

khasiat-jahe-merah-2

Tanaman obat ini juga banyak dipelihara di kebun obat lantaran kegunaannya untuk menurunkan tekanan darah, antibakteri, menurunkan asam urat, hepatoprotektor, serta menurunkan kadar kolesterol.

Namun, butuh cara untuk membuat jahe merah nikmat atau nyaman untuk dikonsumsi. Yang paling mudah ginger tea atau teh jahe atau. Apakah kalian sudah pernah mencoba membuatnya atau selama ini hanya membelinya dari kedai?

1. Wedang Jahe

Untuk mendapatkan manfaat jahe merah untuk kesehatan secara maksimal, ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

  • Siapkan dua potong jahe merah segar atau kering yang telah dibersihkan.
  • Kemudian potongan jahe tadi dimasukkan ke dalam air yang mendidih dan diamkan selama 5 menit.
  • Tambahkan lemon atau gula sebagai penambah cita rasa.
  • Konsumsi teh jahe merah sebanyak dua kali dalam satu hari.

Untuk mengonsumsi jahe merah sebagai alternatif pengobatan, ada baiknya diskusikan terlebih dahulu kepada dokter terpercaya terkait aturan pakai. Secara umum, seseorang tidak dianjurkan mengonsumsi lebih dari empat gram jahe merah per hari.

2. Sekoteng Jahe

Selain wedang jahe, sekoteng jahe juga menjadi alteratif mengolah tanaman obat ini agar lebih nikmat kala dikonsumsi. Yuk ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Siapkan satu liter air, dua sendok makan gula merah, sisir kasar, dua ruas jahe merah yang telah digeprek atau dimemarkan, dua batang serai yang telah dimemarkan, dan dua lembar daun pandang yang diikat simpul.
  • Selanjutnya siapkan satu genggam kacang tanah sangrai yang telah dibuang kulitnya 50 gram kacang hijau rebus, satu lembar roti tawar gandum yang dipotong dadu, kolang-kaling yang telah direbus, serta sejumput garam. 
  • Rebus air hingga mendidih pada panci bersih. 
  • Masukkan jahe, serai dan daun pandan. 
  • Masak hingga aromanya keluar. 
  • Tambahkan gula merah dan garam. 
  • Aduk-aduk hingga semua bahan tercampur merata atau gula larut. 
  • Saring airnya untuk memisahkan jahe, serai, dan daun pandan. 
  • Tempatkan air rebusan tersebut dalam sebuah wadah. 
  • Tambahkan toping seperti kacang tanah sangrai, kolang-kaling, dan roti tawar. 
  • Sekoteng siap dinikmati selagi hangat. 

Cara Penyimpanan 

Cara penyimpanan ini dibagi menjadi dua, untuk rimpang jahe atau yang sudah menjadi kemasan seperti bubuk atau sebagainya.

1. Menyimpan Rimpang Jahe

khasiat-jahe-merah-3

Khasiat jahe merah akan maksimal dirasakan tubuh manusia jika jahe yang baru panen langsung diolah. Jika harus menyimpannya, juga tidak terlalu lama dengan cara yang asal-asalan.

Jika mengikuti apa yang ditulis Ira Septa Ningrum (2019) dalam buku berjudul "Panduan Mudah Budidaya Jahe Merah", rimpang jahe yang dipanen terlalu muda tidak akan mampu bertahan lama saat penyimpanan di gudang.

Paling tepat ialah tidak menunggu terlalu lama untuk diolah. Namun jika jumlahnya banyak maka langkah bijaksana ialah menjualnya kepada UMKM yang memproduksi bubuk jahe merah. Jangan didiamkan terlalu lama, miaslnya hanya untuk menunggu harga naik.

Petani atau kalian harus tahu untuk mendapatkan rimpang jahe yang berkualitas, sebainya jahe dipanen ketika umurnya ideal.

2. Menyimpan Jahe Olahan

Karena nggak ingin ribet, pasti banyak diantara kalian yang membeli jahe kemasan. Banyak sekali yang membuatnya, baik UMKM maupum pabrik besar. Bentuknya berupa jahe kering, awetan kering, jahe bubuk, minyak jahe, hingga oleoresin jahe. 

Cara penyimpanan jahe olahan menurut Hello Sehat ialah teruhlah di tempat yang kedap udara, seperti topes atau membungkusnya dalam kantong kertas atau kain kering. 

Tentu kalian juga menginginkan minuman jahenya terasa segar bukan? Karenanya simpanlah di almari pendingin, di tempat bagian penyimpanan sayur. Sisa jahe cincang juga bisa disimpan di dalam freezer supaya tetap segar ketika akan diolah menjadi bahan masakan.

Khasiat Jahe Merah dari Kualitasnya

Panduan bagi kalian yang ingin membuat minuman jahe hangat agar mendapatkan manfaat yang maksimal.Bentuk jahe dan warna jahe yang seragam membuat kita sulit menentukan mana yang paling segar.  

Ukuran jahe yang besar belum tentu menunjukkan kalau kualitasnya baik. Malahan kalian sebaiknya memilih jahe dengan ukuran kecil dan berwarna lebih gelap. Karena yang seperti itu tandanya tua, aromanya lebih kuat dan segar.

Jahe yang besar dan berwarna lebih pucat biasanya muda sehingga kurang beraroma dan seringkali menimbulkan rasa pahit pada masakan. 

Jahe berasal dari tanah, karena itu tidak heran kalau seringkali masih kotor. Karenanya usahakan memilih jahe yang sudah dibersihkan dari tanah. Tanah yang menempel di kulit jahe akan menghalangi pandangan saat memilih.

Kesegaran jahe hanya bisa terlihat dari kulitnya. Jika tertutup tanah, sudah pasti kita tidak bisa melihat kondisinya. Jangan-jangan sampai rumah kalian mendapati busuk di bagian yang tertutup tanah. 

Pilihlah jahe yang memiliki kulit mengkilap dan bertekstur halus. Jahe yang sudah mengkerut artinya sudah tidak segar dan bakal memengaruhi cita rasa makanan atau minuman yang nantinya akan diolah. Jahe yang kualitasnya masih baik juga punya aroma pedas yang segar ketika dicium.

Semoga penjelasan mengenai Khasiat Jahe Merah, Aturan Konsumsi dan Cara Penyimpanannya ini bermanfaat bagi kalian. ***

0 Response to "Khasiat Jahe Merah, Cara Konsumsi, Memilih dan Menyimpan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel