Cara Memulai Trading Saham agar Profit Konsisten

cara-memulai-trading-saham

Kemudahan melakukan trading membuat banyak orang mencoba peruntungannya. Ada yang belajar dahulu sekian lama baru action, namun nggak sedikit yang ikut-ikutan. Sebenarnya, seperti apakah cara memulai trading saham khususnya bagi pemula?

Dengan memelajari cara memulai trading yang benar, yang diharapkan dari kegiatan ini ialah mendapatkan profit konsisten. Untuk menulis artikel ini saya menyempatkan diri membuka video sejumlah trader di Indonesia.

Yang pertama adalah pemilik kanal YouTube King Salmanan. Trader muda ini kemarin mengejutkan warganet karena menyawer Reza Arap dengan duit senilai Rp1 miliar saat main game. Menurut pemilik akun ini, Doni Salmanan, cara memulai trading saham ialah belajar candlestick serta indikator-indikatornya.

Lalu saya juga mengintip sekilas kanal YouTube Doni. Yaitu belajar tentang tekanan candlestick dan belajar melakukan solo trading. Jika menguasai caranya dengan benar, maka harapan untuk profit konsisten akan semakin besar.

Memang, keduanya hanya menggunakan aplikasi trading yang bisa diunduh siapa saja. Namun secara garis besar tidak jauh beda dengan trading saham yang lebih umum.

Cara Memulai Trading Saham

Baiklah teman-teman, di bawah ini saya akan menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh kalian yang ingin memulai terjun ke dunia trading. Jika dalam perjalanan merasa ada yang sulit, seharusnya menyadari tak ada yang mudah untuk meraih sukses.

1. Tentukan Indeks Saham

Ada banyak sekali indeks saham yang bisa dipilih. Setidaknya terdapat kurang lebih 22 jenis. Itu yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia atau BEI.

Kalian harus membiasakan diri dengan anake jenis indeks saham tadi, lalu memelajari seperti apa peluangnya. Atau kalau mau lebih mudah, cobalah untuk menggunakan indeks saham yang banyak dipakai oleh operator saham.

Sebagai contoh ada LQ45 dan IDX30. Apa itu LQ45 dan IDX30? LQ45 merupakan salah satu jenis indeks saham di BEI yang di dalamnya ada 45 perusahaan. Sementara IDX30 adalah 30 saham yang memiliki likuiditas tertinggi. 

Keduanya sama-sama memiliki sifat yang sangat liquid berkat dukungan company berkualitas. Nama besar perusahaan yang ada di dalamnya juga bisa dipercaya.

2. Pilih Sekuritas Berbiaya Rendah

Ketika seseorang ingin membeli saham, yang lazim dilakukannya ialah memanfaatkan jasa pialang saham. Ia akan dikenakan biaya per transaksi yang dilakukan.

Karena pertimbangan tersebut, pilihlah sekuritas yang memberikan persentase biaya yang lebih rendah terlebih dahulu. Misalnya 0,2 persen dari total pembelian saham nantinya. Mengapa ini dilakukan? Semata-mata agar mampu memperdagangkan saham kalian lebih optimal dengan mendapatkan profit konsisten.

3. Periode Panjang atau Pendek

Berdasarkan lama waktunya, trading saham mengenal short time dan long time. Seperti namanya, periode jangka pendek meski memiliki risiko kerugian yang lebih besar. Namun demikian cara ini berpeluang profit lebih cepat.

Sedangkan long time atau periode jangka panjang memiliki peluang memperoleh keuntungan yang lebih besar.

4. Percaya Diri Penuh Perhitungan

Cara memulai trading saham yang benar ialah memiliki rasa percaya diri. Namun percaya diri saja belumlah cukup. Harus diimbangi dengan apa yang disebut perhitungan tepat.

Perhitungan di sini ialah belajar dengan tekun bagaimana teknik trading saham. Bagaimana jika loss atau kalah? Belajar dari orang lain yang lebih berpengalaman adalah salah satu cara agar kalian semakin matang bertrading.

5. Money Management

Yang tak kalah penting ialah bagaimana cara kalian mengelola keuangan saat trading saham? Pasti senang rasanya saat mengetahui mendapatkan keuntungan atau profit. Namun jangan terlalu bersemangat sehingga yang terbayang hanya keuntungan dan keuntungan.

Trading saham memang menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Namun jangan salah, para trader yang sekarang berhasil bukan berarti mereka selalu menang. Bahkan tidak sedikit yang menerima kekalahan hingga 50 persen dari keseluruhan trading pada suatu periode.

Kelolah keuangan kalian secara benar. Kalau mendapatka keuntungan ada baiknya dimanfaatkan untuk kebutuhan, tidak langsung dijadikan modal untuk trading.

6. Belajar Jadi Orang Sabar

Sabar itu banyak manfaatnya. Pun dengan cara memulai trading saham, hendaknya seseorang bersabar menunggu momen kapan ia akan memulai trading. Saran dari para trader, hendaknya kalian memulai dengan nilai yang kecil untuk meminimalisir kekalahan.

Seriring dengan perjalanan waktu, kalian pelan-pelan memahami kebiasaan pasar sehingga bisa menambah modal. Yang paling membutuhkan kesabaran ialah saat kalian mengalami kekalahan.

Berpkirlah dengan jernih dengan cara membeli saham yang saat itu nilainya sedang rendah atau turun. Sehingga Anda masih bisa mendapatkan keuntungan bahkan saat kondisi pasar sudah kembali stabil nanti.

Menilai Harga Saham dengan PER

Bagaimana cara menilai harga saham? Salah satunya dengan metode Price Earning Ratio (PER). PER digunakan investor yang memang menginginkan keuntungan dalam jangka panjang.

Hal ini dipilih dengan alasan mereka bukan kategori investor spekulan yang berharap besok harga saham sudah naik lagi, kemudian dilepas. Walau PER pedoman untuk menilai murah atau mahalnya sebuah saham, hal-hal berikut harus kalian ingat:

  • Ingat, PER saham yang rendah tidak selamanya bagus. Saham perusahaan yang sedang tidak bagus prospek bisnisnya sebaiknya dihindari, walau itu perusahaan besar dengan reputasi bagus.  Pasalnya, harga saham meskipun murah secara PER atau nominal rupiah bisa terjerembab turun di periode berikutnya.  
  • Untuk mengetahui apakah PER sebuah saham kemahalan, investor baru bisa membandingkan PER pada sektor yang sama. Misalnya PER saham bank A dengan Bank B, jadi sama-sama bank-nya.
  • Benarkah jika PER sudah melewati angka 13 berarti saham tersebut sudah terlalu mahal? Nyatanya tak sedikit investor tetap membeli saham perusahaan yang PER-nya jauh melebihi angka 13.  Ini dilakukan PER sebuah perusahaan karena harganya terus meningkat seiring pertumbuhan laba perusahaan.
  • Gunakan PER untuk menganalisa sebuah saham masuk kategori murah atau mahal hanya pada saham blue chip. Saham ini memiliki reputasi yang bagus untuk memberkan laba konsisten. Berbeda dengan saham second liner yang labanya naik turun.

Semoga penjelasan Cara Memulai Trading Saham agar Profit Konsisten ini bisa memberikan manfaat bagi kalian. ***

0 Response to "Cara Memulai Trading Saham agar Profit Konsisten"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel