Tata Cara Berdoa yang Benar Agar Dikabulkan Allah

tata-cara-berdoa

Tata cara berdoa merupakan adab yang disarankan kepada umat Islam. Mengapa hal ini penting? Karena jika dilakukan akan menambah kekhusukan.

Doa merupakan salah satu ibadah dalam Islam yang dianjurkan. Biasanya seseorang yang berdoa kepada Allah memiliki permintaan. 

Tata cara berdzikir dan berdoa hendaknya diketahui karena menjadi kegiatan yang banyak dilakukan demi mendapatkan kemurahan hati Allah SWT.

Tata Cara Berdoa yang Baik dan Benar

Berikut ini merupakan tata cara berdoa yang baik dan benar. Jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, akan merasakan kehadiran Allah di dalam hati seseorang.

Dengan begitu ia merasakan Allah selalu ada dalam hatinya sehingga membuat kenyamanan. Sebab Allah memiliki sifat maha.

Dikutip dalam buku berjudul "Keutamaan Doa & Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera" oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani via detik.com, berikut adab berdoa dan tata cara yang dijelaskan oleh Imam al Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin:

1. Dilakukan pada wakyu yang mulia seperti hari Jum'at, hari Arafah, bulan Ramadan serta Sepertiga malam.

2. Dilakukan dalam keadaan khidmat seperti pada waktu sujud, sebelum dan setelah sholat wajib.

3. Menghadap kiblat.

4. Ketika berdoa, hendaklah dimulai dengan memuji Allah SWT. Kemudian diiringi dengan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan diakhiri dengan keduanya.

5. Hendaklah membaca syahadat, memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang dilakukan baik sengaja maupun tidak.

6. Berdoa dengan merendahkan diri penuh harapan dan menggunakan bahasa yang sederhana serta suara yang lemah lembut. Seperti dalam firman Allah:

"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut". (QS. Al A'raf: 55)

7. Bersabarlah dalam doa, tidak bosan dan putus asa

Firman Allah:

"Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolingan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) sholat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al- Baqarah: 153).

8. Jika seseorang berdoa untuk orang lain, hendaklah dia berdoa untuk dirinya terlebih dahulu, baru kemudian mendoakan orang lain.

9. Berdoa dengan ber-tawassul menggunakan nama-nama Allah SWT yang mulia dan sifat-Nya yang Maha tinggi atau dengan amal shaleh.

Firman Allah:

"Hanya milik Allah asma-ul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asama-ul husna itu." (QS: Al A'raf: 180).

10. Hendaklah berdoa dalam keadaan suci, memakai pakaian yang bersih serta mengonsumsi makanan dan minuman yang halal. Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Tidak akan masuk surga setiap daging yang tumbuh dari makanan yang haram." (HR. Ahmad dan Darimi dari Jabir bin Abdullah).

Dalam berdoa sebaiknya juga menetapkan hati dalam berdoa dan menaruh harapan besar dalam berdoa.

Sementara tata cara berdoa menurut Imam An-Nawawi dan Syekh M Ibrahim Al-Baijuri ialah:

1. Mengonsumsi yang halal.

2. Meyakini doanya ijabah.

3. Menjaga hati, agar tidak lalai saat berdoa.

4. Tidak meminta sesuatu yang mengandung dosa.

5. Tidak meminta hal yang bisa memutuskan silaturahmi.

6. Tidak meminta yang dapat menyia-nyiakan hak umat Islam.

7. Tidak meminta hal yang mustahil secara umum.

8. Memanfaatkan waktu yang afdhal dalam berdoa, seperti waktu sujud dan waktu jeda antara azan dan iqamah.

9. Wudhu dan salat terlebih dahulu sebelum berdoa.

10.Menghadap kiblat, mengangkat tangan saat berdoa dan mengusap wajah sesudahnya.

11.Tobat dan mengakui dosa terlebih dahulu sebelum berdoa.

12.Ikhlas dalam berdoa.

13.Membuka doa dengan tahmid dan shalawat nabi.

14.Mengakhiri doa dengan shalawat nabi.

15.Membaca shalawat nabi di tengah doa.

16. Prinsipnya tidak berlebihan dalam penggunaan kata saat berdoa.

17. Berdoa dengan penuh ketundukkan dan kekhusyukan.

Waktu Berdoa yang Diijabah

Di dalam berdoa ada waktu-waktu yang diyakini menjadikan doa lebih mudah diijabah. Kedekatan seorang hamba terlihat, salah satunya dari seberapa sering menyampaikan doa.

"Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwa Aku dekat. Aku menjawab panggilan (doa)-nya orang yang berdoa ketika ia berdoa kepada-Ku," (QS. Al-Baqarah: 186).

Tata cara berdoa setelah sholat juga dapat dibaca di artikel ini. Pada lazimnya, muslim berdoa usai menjalankan salat, baik wajib maupun sunat.

Dilansir dari NU online, Syekh M Ibrahim Al-Baijuri dalam karyanya berjudul Tuhfatul Murid ala Jauharatit Tauhid. Waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah, yakni saat:

  1. Sujud.
  2. Jeda antara azan dan iqamah.
  3. Setelah salat wajib (fardhu).
  4. Sepertiga malam.
  5. Bulan Ramadhan.
  6. Hari mulia, seperti hari arafah dan hari Jumat.
  7. Di antara dua waktu salat (Zuhur dan Ashar, Ashar-maghrib).
  8. Usai khatam AlQuran.

"Salah satu adabnya adalah menggunakan waktu-waktu yang utama, yaitu berdoa saat sujud, berdoa saat jeda antara azan dan iqamah. Salah satu adabnya lagi adalah bersuci terlebih dahulu, shalat, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan ke arah langit, bertobat terlebih dahulu, pengakuan dosa terlebih dahulu, ikhlas dalam berdoa, membuka doa dengan tahmid dan shalawat nabi, mengakhiri doa dengan shalawat nabi, dan juga membaca shalawat nabi di tengah doa," (Lihat Syekh M Ibrahim Al-Baijuri, Tuhfatul Murid ala Jauharatit Tauhid, [Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah: tanpa catatan tahun] halaman 92).

Cara Allah SWT Mengabulkan Doa

Masih dari NU online, Imam Al-Baijuri dalam kitab Tuhfatul Murid 'ala Jauharatit Tauhid, mengungkapkan tiga macam cara Allah mengabulkan permintaan hamba-Nya.

"Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kalian kepadaKu, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian'." (QS. Ghafir: 60).

1. Ada kemungkinan doa hamba dikabulkan oleh Allah. Sesuai dengan permintaan yang disampaikan dalam waktu segera. Berarti Allah akan memenuhi permintaanya tersebut, sesuai dengan apa yang ia minta dan pada waktu yang cepat.

2. Ada kalanya doa dikabulkan oleh Allah sesuai dengan permintaan yang diajukan. Namun tidak dalam waktu segera. Allah menunda pemberian atau pengabulan permintaaan tersebut. Lantaran ada kemaslahatan dan hikmah tertentu yang hanya diketahui oleh Allah saja.

3. Bisa jadi sebuah doa dikabulkan oleh Allah dalam bentuk yang lain. Meski tidak sesuai dengan apa yang diminta. Karena bisa jadi, hal itu tak ada maslahat dan manfaat baginya. Sedangkan yang diberikan Allah ada manfaatnya.

Ingin tahu doa lancar rezeki tiap hari? Baca yang ini.

Demikian tata cara berdoa yang baik dan benar, semoga dikabulkan Allah SWT. ***

0 Response to "Tata Cara Berdoa yang Benar Agar Dikabulkan Allah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel